MONITOR, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat sindiran dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Politisi PKS baru-baru ini mengatakan, lembaga anti rasuah tersebut tak mampu menuntaskan kasus yang terjadi di negeri ini.
Fahri bahkan menilai, KPK selama ini hanya membongkar kasus sesuai dengan pesanan.
"Mana ada prestasi KPK yang sukses dalam menangani kasus-kasus korupsi kakap," ujar Fahri kepada wartawan.
Legislator asal Sumbawa ini menyatakan, KPK sejauh ini tak mampu menangani sejumlah kasus besar yang merugikan keuangan negara, seperti halnya kasus Century, kasus Pelindo II dan kasus-kasus kakap lainnya.
"Mana perhitungan Rp 2,3 Triliun, mana kasus Century Rp 6,7 Triliun. Kenapa Sumber Waras dihentikan? Kenapa reklamasi distop?," cecar Fahri.
Lebih jauh, Fahri memberikan saran pada KPK untuk mengedepankan norma agama dan moralitas dalam menjalankan penegakan hukum di Indonesia.
"Jangan pakai kampanye korupsi untuk menebar kebencian yang mendorong aparat berbuat tidak adil. Perlu diingat bahwa keadilan lah yang membuat masyarakat disiplin bukan balas dendam," ujarnya.
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran lima persen dinilai belum mencerminkan…
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten berada di kisaran lima persen dalam beberapa…
MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hingga 4 Mei 2026, sebanyak sembilan dari…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak dari tindak…
MONITOR, Bekasi—Ahli waris korban kecelakaan kereta api menerima santunan jaminan sosial sebesar Rp435.624.820 setelah korban…