Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Investor Lirik Pulau Seram untuk Kembangkan Pertanian

MONITOR, Jakarta – Investor luar mulai melirik Pulau Seram Barat untuk mengembangkan potensi pertanian. Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian, Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro. 

Ini diungkapkan saat pertemuan antara Bupati Seram Barat dengan Mr. Shiva  dari PT. Hermes,  Prof Habe dan P. Andi mewakili  PT Ultratek serta Pak Jed  dari PT. Majestik Indonesia yang membahas tentang potensi, peluang dan insentif berinvestasi  di Kabupaten Seram Barat. 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati memaparkan potensi Sumber daya alam Seram Barat yang masih tersimpan rapi sehingga sangat berpotensi untuk investasi. Komoditas pertanian yang diunggulkan diantaranya kelapa, jagung, peternakan sapi cengkeh, pala, coklat, bawang merah dan komoditas perikanan yang melimpah. 

Selain pertanian dan perikanan, Seram Barat juga memiliki potensi  pertambangan mangan, nikel dan emas.

Walaupun berlimpah sumber daya alam, Kabupaten seram barat masih kesulitan dalam hal pemasaran, serta kurangnya lapangan pekerjaan membuat masyarakat sekitar kurang produktif. 

Oleh karena itu Bupati Seram Barat berharap dapat menarik investor untuk berinvestasi di sana.

Mr. Shiva (PT. Hermes) menyampaikan minatnya untuk mengembangkan pabrik gula, listrik dan etanol berbasis kebun tebu yang terintegrasi dengan jagung di Seram Barat. Sedangkan Prof Habe dan P. Andi (PT Ultratek); berninat berinvestasi di bidang perikanan dan tambang. Sementara Pak Jet (PT Majestic) akan menjajaki kemungkinan berinvestasi dibidang Peternakan Sapi.

"Ketiga perusahaan tersebut menyatakan keseriusannya untuk berinvestasi di Kabupaten Seram Barat," ujar Syukur. 

Menindak lanjuti keseriusannya,  ketiga perusahaan tersebut dalam waktu singkat, paling lama 2 minggu kedepan, mereka akan mensurvei lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. 

Syukur juga mengatakan, pihaknya telah meminta Bupati agar benar-benar konsisten menjamin kepastian berusaha serta kecepatan dan transparansi dalam proses perijinan  nantinya.

"Tim saya  akan terus memantau dan mengawal proses tersebut sampai terealisasi," tegasnya.

Recent Posts

Menag Resmi Buka KKN Nusantara VI 2026: Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia Bawa Semangat Ekoteologi di Tanah Baduy

MONITOR, Serang - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, secara resmi membuka…

5 jam yang lalu

Puan Soal Krisis Murid di Sekolah Negeri: Harus Jadi Alarm Tata Ulang Pelayanan Pendidikan Dasar Nasional

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…

19 jam yang lalu

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

MONITOR, Jakarta - Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus…

23 jam yang lalu

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

1 hari yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

1 hari yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

2 hari yang lalu