MONITOR, Lebanon – Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri meninggalkan Arab Saudi menuju Prancis, Sabtu (18/11). Keputusan ini sudah bulat dilakukan usai dua pekan lalu, Hariri mengundurkan diri dari jabatannya.
"Tuan Hariri telah meninggalkan bandara Riyadh dengan jet pribadinya bersama dengan istrinya dan menuju ke bandara Le Bourget (Prancis)", demikian laporan Future TV sekitar pukul 06.20 WIB tadi.
Sebelumnya Hariri memposting cuitan bahwa dia tengah dalam perjalan ke bandara Saudi itu. Kabar ini sekaligus membantah klaim bahwa dia telah dihalang-halangi Saudi untuk bepergian.
Sementara itu, Presiden Lebanon Michel Aoun menuduh pemerintah Saudi telah menahan Hariri. Dia juga menolak pengunduran diri Hariri yang dilakukannya di luar negeri (Saudi).
Hariri, pemegang dwi kewarganegaraan Saudi, berada di Riyadh sejak mengeluarkan pernyataan di televisi 4 November lalu bahwa dia mengundurkan diri karena mengkhawatirkan keselamatan jiwanya.
Macron akan menemui Hariri Sabtu siang waktu Prancis (sekitar 17.00 WIB), kata kantor kepresidenan Prancis seperti dikutip AFP.
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…
MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…