Categories: BISNISEKONOMI

Update Terkini, 100 Persen Pengguna Tol Telah Miliki Uang Elektronik

MONITOR, Jakarta – Sejak 31 Oktober 2017 lalu, seluruh ruas tol milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk. beserta anak usahanya telah menerapkan 100 persen pembayaran non tunai. Hal itu, sejalan dengan Pemerintah yang mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk mendorong masyarakat bertransaksi secara cashless.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso mengatakan, para pengguna jalan tol saat ini umumnya telah mengetahui pemberlakuan transaksi non tunai dan masing-masing pengendara mobil sudah memiliki uang elektronik (Unik).

"Hingga akhir pekan kemarin untuk Nasional sudah mencapai 98,5 persen (transaksi non tunai). Untuk Jabodetabek sudah 100 persen, tidak ada masalah," kata Heru saat dihubungi Monitor, Senin (13/11).

Lebih lanjut Heru menjelaskan, untuk 1 persen transaksi non tunai, umumnya terjadi di luar Jabodetabek seperti di Semarang dan Medan. Hal itu lantaran masih terdapat pengguna jalan tol yang kehabisan saldo saat hendak memasuki gerbang tol. "Umumnya 1 persen ini saldonya kurang," terangnya.

Kendati bertransaksi tunai di gerbang tol sangat tidak disarankan karena akan menambah panjang antrian, untuk kondisi-kondisi  demikian dan mempermudah para pengguna jalan tol, PT Jasa Marga juga menyediakan Unik di gerbang tol. "Kami terus lakukan sosialisasi. Unik juga kami sediakan di gerbang tol," tuturnya.

Dengan suksesnya penerapan 100 persen non tunai di jalan tol tersebut, selanjutnya PT Jasa Marga bekerjasama dengan pihak perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lain, akan menggencarkan sosialisasi terkait lokasi-lokasi strategis untuk cek saldo dan isi ulang atau topup Unik.

"Selanjutnya kami akan bekerjasama dengan bank-bank dan BUJT lainnya untuk memperkuat sosialisasi dengan konten cek saldo dan lokasi topup," pungkasnya.(Adv)

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

6 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

17 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

17 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu