Categories: OLAHRAGA

Turnamen Uji Coba Cabor Menembak jadi Primadona

MONITOR, Jakarta  – Turnamen uji coba cabang olahraga menembak untuk Asian Games 2018 disebut sebagai salah satu turnamen yang disukai para peserta. Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) menuturkan, cabor tersebut mendapat antusiasme tinggi peserta.

Hal ini dikatakan Komisi Pembinaan​ dan Prestasi bidang tembak sasaran Perbakin, Sarozawato Zai, bahwa banyaknya peserta dari beberapa provinsi di Indonesia yang mendaftar mengikuti uji coba yakni 149 atlet. 

"Oleh karena itu, PB Perbakin menentukan kuota sebanyak dua orang atlet untuk nomor individu dan dua tim untuk nomor tim campuran dari masing-masing provinsi," kata ujarnya di Jakarta, Selasa malam (7/11).

Tingginya animo peserta tersebut karena dalam uji coba tersebut dipertandingkan 17 nomor, tak jauh berbeda dengan 18 nomor yang akan dipertandingkan di Asian Games mendatang.

Nomor yang akan dipertandingkan saat Games Time nanti, untuk individu putra terdiri dari 10m Air Pistol, 10m air rifle, 10m running target, 10m running target mixed, 25m rapid fire pistol, trap men, skeet men dan 300m standard rifle 3 position.

Sedangkan untuk individu putri, dipertandingkan nomor 10 m air pistol, 10m air rifle, 25m pistol, 50m rifle 3 position, trap women dan skeet women. Kemudian kategori mixed team, terdiri dari 10m air pistol mixed team, 10m air rifle mixed team dan trap mixed team.

Sementara satu-satunya nomor yang tidak dipertandingkan di uji coba adalah 10m running target mixed putra.

"Nomor itu tidak dipertandingkan di test event ini karena pesertanya tidak terlalu banyak. Selain itu alasan lainnya, kami tengah mempersiapkan atlet pelatnas di nomor ini untuk try out ke Hungaria pada pertengahan November ini. Dan nomor ini menjadi salah satu andalan kami," ujar Sarozawato.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

22 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu