Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kementan Dukung Pembangunan Pertanian di Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan dukungannya terhadap pembangunan pertanian di pondok pesantren. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Agung Hendriadi saat menerima audiensi delapan pimpinan Pondok Pesantren, di Kantor BKP, Selasa (31/10).

"Kita akan memformulasikan dan mensinergikan apa saja yang dipelukan pondok pesantren dalam upaya membangun pertanian di masing-masing pondok pesantren," kata Agung.

Dalam kesempatan tersebut Agung pun meminta wakil-wakil pimpinan pondok pesantren membuat proposal, hal itu ditujukan untuk mempermudah identifikasi kebutuhan pesantren. Sehingga, hal itu bisa diformulasikan apa yang diinginkan dan disinergikan pelaksanaannya dengan program-program yang ada di Kementerian Pertanian.

"Yang penting calon penerima dan calon lokasi (CPCL) program yang diusulkan harus jelas, sehingga bisa dilihat perkembangan dan kemajuan usaha pertanian yang dikembangkan pondok pesantren," terangnya.

Menyambut tentang proposal, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan  Syariah Bank Indonesia (BI), Anwar Bashori mengatakan, BI mendukung pengembangan pertanian di pondok pesantren. "Kami memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini nantinya akan kami arahkan untuk mendukung pengembangan pertanian di pondok pesantren melalui kemitraan," katanya.

Audensi para pimpinan pondok pesantren tersebut merupakan tindaklanjut rapat koordinasi pusat dan daerah yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat 27 Agustus lalu, dialam acara Temu Stakeholder bertajuk "Pesantren sebagai Penggerak Pemberdayaan Ekonomi yang lebih Inklusif".

Acara tersebut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Pejabat BI dan Pimpinan Pondok Pesantren. Dalam kesempatan tersebut Menteri Pertania Amran Sulaiman mengatakan pihaknya mendukung pembangunan pertanian di pondok pesantren.

Pondok pesantren yang hadir dalam pertemuan kali ini adalah Alfallah Bandung,  Buntet Cirebon, Suryalaya Tasikmalaya, Darud Tauhid Bandung, Saungbalong Majalengka, Al Ittifaq Ciweday Bandung, Idrisiyah, Al Ashriyah Nurul Bandung. 

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

10 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

3 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

3 hari yang lalu