Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kemensos Ajak Santri dan Pelajar Bakti Sosial di Bangkalan

MONITOR, Bangkalan – Memasuki hari kedua kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan, peserta yang terdiri dari para santri dan pelajar, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Karang Taruna, dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) melakukan bakti sosial di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura.

"Ini adalah upaya untuk mengajak anak-anak muda ini mengasah kepekaan mereka terhadap lingkungan sekitar, menguatkan sikap peduli dan menumbuhkan semangat berbagi dalam diri mereka. Nilai-nilai inilah yang dulu juga dijunjung tinggi para pahlawan Indonesia yang patut diteladani," kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras.

Untuk sampai dilokasi bakti sosial, para peserta menggunakan LCU (Landing Craft Utility) atau kapal kecil yang adalah bagian dari kapal besar, berkemampuan sebagai alat angkut personil, kendaraan tempur dan material. Kapal kecil ini berkapasitas 150 orang.

Secara bertahap mereka diangkut menggunakan LCU dengan jarak tempuh 15 menit untuk sampai di Pelabuhan Kamal. Selanjutnya dengan menggunakan kendaraan TNI Angkatan Laut, peserta bergerak menuju Pendopo Kecamatan Kamal.

Bantuan yang diberikan berupa 20 kursi roda, sembilan kaki palsu, satu tangan palsu, 200 kacamata baca, 1.000 sandang dan biskuit, 500 paket sembako, dan 200 perlengkapan sekolah.

Usai baksos, peserta mengunjungi Monumen Jalesveva Jayamahe dan KRI Dewa Ruci.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 400 pelajar SMA dan sederajat serta para santri berbagai pondok pesantren di Jawa Timur diajak untuk berlayar melintasi Perairan Suramadu (Surabaya-Madura).

Perjalanan dilakukan sejak Senin (30/10) hingga Rabu (1/11) dengan menempuh rute Tanjung Perak–Pelabuhan Kamal Madura–Bhakti Sosial di Bangkalan–Tanjung Perak.

"Mengajak generasi milenial untuk tetap tersambung dengan para pahlawan bangsa memerlukan strategi jitu. Maka untuk memberikan wawasan kebangsaan dan penanaman nilai-nilai kepahlawanan dan kejuangan, tidak cukup melalui seminar atau dialog. Berikan mereka pengalaman baru dan berbeda. Biarkan mereka meresapi makna mendalam Hari Pahlawan dengan cara kekinian," kata Dirjen.

Salah satu upanyanya, lanjut Hartono, adalah kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan yang baru tahun ini diselenggarakan. Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan TNI AL ini, Surabaya dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan karena Surabaya merupakan Kota Pahlawan tempat di mana pertempuran 10 November terjadi.

"Penting bagi generasi milenial di _zaman now_ memiliki kecintaan tanah air, memiliki etos bekerja sungguh-sungguh dan kerelaan untuk berkorban. Seperti yang telah dilakukan pada para pahlawan," ujar Hartono kepada peserta mengawali kegiatan di atas geladak kapal.

Selama perjalanan, peserta mendapatkan berbagai pengetahuan seperti wawasan kebangsaan, bela negara, sejarah KRI dr. Soeharso 990 dan renungan kebangsaan.

Sementara itu Komandan KRI dr. Soeharso 990 Letkol Laut Alfred mengungkapkan kegiatan semacam ini perlu dilakukan sesering mungkin.

"Ini adalah upaya mempertebal nasionalisme. Generasi muda adalah ujung tombak. Mereka yang akan menjadi pemimpin masa depan. Saya sepakat acara semacam ini terus dilaksanakan dan bisa menjangkau lebih banyak anak-anak muda," katanya.

Pada hari terakhir, kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan akan ditutup oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di atas kapal, Rabu pagi (1/11), ditandai dengan penyematan tanda penghargaan kepada peserta.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

12 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

3 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

3 hari yang lalu