MONITOR, Jakarta – Kasus penyerangan penyidik senior KPK Novel Baswedan masih mendapat penanganan dari institusi Kepolisian Republik Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif.
Ia menyatakan, hingga kini pihaknya masih berkomunikasi dengan Polri melalui Kapolda Metro Jaya. "Tetap dilangsungkan bahwa Kapolda memimpin langsung upaya pencarian itu. Ya mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lah kami bisa menemukan," ujar Syarif di Jakarta, Senin (30/10).
Komunikasi tersebut, kata Syarif, terjalin antara Kapolri, Wakapolri, dan Kapolda Metro Jaya terkait perkembangan pengusutan kasus penyerangan Novel pada 11 April 2017 lalu itu.
"Komunikasi informal sering sekali terjadi antara Pak Kapolda, Pak Kapolri dan Pak Wakapolri. Info terakhir tentang Novel, mereka menemukan beberapa clue, tetapi belum dipresentasikan," ucapnya.
Sekadar mengingatkan, Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu usai sholat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya.
Novel menderita luka bakar di wajahnya, dan matanya pun mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017.
MONITOR, Lumajang - Peternak asal Kabupaten Lumajang, Ari, meraih empat gelar juara dalam Kontes Sapi,…
MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…
MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…