Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kemenag Saring Buku Pendidikan Islam dari Paham Radikal

MONITOR, Bogor – Kementerian Agama melalui Manajemen Organisasi menggandeng Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan untuk menyelenggarakan Seminar Tadqiq Buku Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Aliyah. Kegiatan ini tujuannya untuk menyediakan pra sarana buku Pendidikan Agama Islam yang berkualitas.

Kepala Balitbang-Diklat Kemenag Abd Rahman Mas'ud menyatakan, Puslitbang Lektur memiliki tugas menilai buku pendidikan yang diajarkan di lembaga pendidikan. Ini penting untuk memastikan peserta didik mendapatkan pengetahuan agama yang komprehensif dengan pemahaman yang baik dan benar.

Sementara itu, Kapuslitbang Lektur Khazanah Choirul Fuad Yusuf  menyatakan, bahwa Kemenag siap mengemban menyediakan buku-buku mata pelajaran yang berkualitas. "Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi, siap mengawal buku-buku cetakan Kemenag, khususnya tentang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dari madrasah ibtidaiyah hingga Aliyah," ujar Choirul Fuad, baru-baru ini.

"Sebelum cetak, buku akan  kita lihat, pelajari, nilai, dan diskusikan, agar jika ada kelemahan dan kekurangan, sebelum disebarluaskan ke masyarakat, bisa dilakukan perbaikan," tambahnya.

Perlu diketahui, ada sekitar 76 buku mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terbitan Kemenag yang akan dipelajari lagi. Kemenag memastikan, buku-buku tersebut bebas dari paham radikalisme, sara, bias gender, pornografi dan ujaran kebencian.

"Ini penting, karena putra-putri kita harus toleran dan menjaga keragaman yang ada. Selain itu, tulisan-tulisan ayat Al-Quran dan Hadits harus bebas dari kesalahan," terang Choirul Fuad.

Recent Posts

Peternak Lumajang Ari Borong Empat Gelar di Kontes Ternak DKPP 2026

MONITOR, Lumajang - Peternak asal Kabupaten Lumajang, Ari, meraih empat gelar juara dalam Kontes Sapi,…

7 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

21 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

3 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

3 hari yang lalu