Melalui Lokakarya Ikat, Indonesia Bidik Pasar Fesyen AS

MONITOR, Los Angeles – Perwakilan Indonesia di Amerika Serikat (AS) membidik pasar fesyen di Negeri Paman Sam untuk mengembangkan potensi ekspor tenun ikat Indonesia.

Melalui kegiatan Lokakarya Ikat di Los Angeles, AS, sisi tradisional dan historis tenun ikat ditunjukkan pada warga AS. Lokakarya ini juga menampilkan inovasi dalam aplikasi tenun ikat yang bergaya ultra-modern.

Lokakarya Ikat berlangsung di The Alexandria Ballrooms pada 6 Oktober 2017 lalu, memanfaatkan momentum Los Angeles Fashion Week (LAFW) 2017 yang diadakan di lokasi yang sama dan disorotnya Indonesia sebagai feature country dalam perhelatan tersebut.

"Lokakarya Ikat bertujuan mempromosikan keunikan ragam ikat asal Indonesia. Lokakarya ini merupakan rangkaian acara Explore Indonesia 2017, yang merupakan bagian dari kegiatan promosi produk Indonesia di AS. Tujuannya adalah membidik potensi pasar fesyen di AS," kata Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles Antonius A. Budiman.

- Advertisement -

Menurut Anton, penggunaan ikat sedang tren dan dapat ditemui pada berbagai merek mode serta home décor ternama dunia seperti Gucci, Crate and Barrel, dan Pottery Barn. Produk ikat kerap diaplikasikan dalam berbagai produk fashion apparel dan home décor bergaya bohemian chic.

“Tren modern produk ikat adalah menggunakan bahan baku ramah lingkungan seperti pewarna alami dan vegan leather,” kata Antonius.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER