MONITOR, Jakarta – Pemerintah AS melalui Menteri Pertahanan James Mattis telah menyatakan permohonan maafnya ke pemerintah Indonesia. Hal ini diutarakan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan, Kolonel Totok Sugiarto.
Permohonan maaf itu disampaikan Mattis saat bertemu langsung Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu di acara ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM)-Plus, di Filipina, Senin (23/10).
"Permintaan maaf disampaikan secara khusus sebellum Menhan AS bertemu para Menhan ASEAN, yang saat ini sedang melakukan pertemuan tahunan," ucap Totok Sugiarto.
Perlu diketahui, Panglima TNI Gatot Nurmantyo berniat memenuhi undangan yang dikirim langsung oleh Panglima Angkatan Bersenjata AS, Jendral Joseph F. Durfort. Rombongan direncanakan berangkat menumpangi pesawat Emirates Airlines, dari bandara Soekarno-Hatta, Sabtu kemarin (21/10).
Namun rombongan batal berangkat, setelah petugas dari maskapai, menginformasikan pelarangan terhadap Gatot Nurmantyo dan istri, oleh pemerintah AS.
MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…
MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…
MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…