Categories: BERITAINTERNASIONAL

India Buru Dokter Fasilitas Kesehatan ISIS

MONITOR – Seorang dokter diduga berkebangsaan India baru-baru ini tampil di video propaganda ISIS, menyuarakan agar profesional kesehatan di seluruh dunia bergabung bersama dirinya membantu kelompok yang dianggap teroris di berbagai negara itu.

Merespon hal itu, Badan Keamanan India segera memburu dokter dengan nama samaran Abu Muqatil al-Hind itu.


[removed][removed]

Dilansir Sputniknews, video berjudul "Health Services in the Islamic State" itu telah menempatkan badan keamanan Indoa dalam siaga tinggi karena mereka menduga Abu Muqatil al-Hind berasal dari India Selatan, diduga ia juga bertindak sebagai kepala rekrutmen ISIS yang aktif di daerah tersebut.

Recent Posts

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

3 jam yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

5 jam yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

13 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

15 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

1 hari yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

1 hari yang lalu