Categories: NASIONAL

DPR Pertanyakan Minimnya Alokasi Kemenag untuk Pendidikan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Endang Maria Astuti mempertanyakan minimnya Anggaran Pendidikan Islam yang dialokasikan Kementerian Agama (Kemenag).

Menurut Endang, Anggaran Kementerian Agama (Kemenag) harus ditekankan untuk berorientasi ummat. Kepentingan ummat terutama dalam akses pendidikan dan ibadah perlu mendapat perhatian serius.

"Namun, anggaran pendidikan di Kemenag masih terlalu kecil, sehingga tidak cukup untuk membangun pendidikan Islam yang baik dan luas," katanya di hadapan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam rapat kerja di DPR, Rabu (18/10/2017).

“Idealnya anggaran pendidikan jauh lebih besar seperti diamanat UUD sebesar 20 persen. Anggaran harus betul-betul berpihak kepada ummat. Dengan anggaran yang besar, pendidikan agama pun bisa lebih maju,” tambahnya. 

Selama ini, sambung Endang, anggaran pendidikan Islam sangat kecil dialokasikan oleh Kemenag. Bahkan, 60 persennya malah digelontorkan ke Kanwil.

“Di sini saya hanya bisa ikut berjuang membantu menyetujui anggaran Kemenag agar lebih besar. Tapi, ternyata satu masjid saja tidak bisa bantu. Sementara ketika di provinsi, puluhan masjid bisa saya bantu. Ini ironis sekali. Dan ketika anggaran ini dilarikan ke Kanwil, justru yang bisa banyak membantu adalah anggota DPRD provinsi. Masa kami hanya bisa membantu menyetujui anggaran tanpa bisa membantu masyarakat,” ujarnya 

Recent Posts

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

38 menit yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

6 jam yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

7 jam yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

10 jam yang lalu

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…

11 jam yang lalu