Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

KPK Resmikan Rutan Negara Kelas I Baru

MONITOR, Jakarta  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meresmikan Rumah Tahanan (Rutan) barunya pada Jumat (6/10) di Gedung Penunjang Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Peresmian Rutan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang Rumah Tahanan KPK itu disebutkan telah memenuhi kriteria teknis dan ketentuan yang berlaku.

"Desain sejak awal selain memenuhi teknis gedung berdasarkan ketentuan dari Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kami juga memenuhi ketentuan yang ada di Kementerian Hukum dan HAM," kata Sekjen KPK, Raden Abdul Kadir, saat konferensi pers di Gedung Penunjang Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/10).

Menurut dia, pembangunan Rumah Tahanan KPK itu tidak terpisah dari pembangunan Gedung Merah Putih KPK dan sudah atas persetujuan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

"Luasnya 839,4 meter persegi yang terdiri dari dua lantai yaitu lantai dasar dan lantai mezzanine dengan kapasitas 37 tahanan. Kami bagi menjadi blok untuk pria dan juga wanita," kata Kadir.

Selain itu, kata dia, fasilitas di Rumah Tahanan KPK itu terdiri dari sel isolasi untuk satu orang dan sel rumah tahanan biasa yang kapasitasnya ada untuk tiga orang dan lima orang. 

"Ada juga tempat untuk istirahat selain sel tahanan itu sendiri, ruang berkumpul, tempat olahraga, dan ruang poliklinik," ucap dia.

Tahanan juga akan mendapatkan sprei, sarung bantal, selimut, perlengkapan mandi, dan satu stel baju olahraga.

Sementara terkait prosedur untuk berkunjung ke Rumah Tahanan KPK itu, dia menjelaskan ada beberapa persyaratan yang harus dilalui. 

"Ada registrasi dulu, bagi pengunjung saudara maupun penasehat hukum atau pihak lain, setelah mendapat izin dari penyidik mereka harus registrasi terlebih dahulu kemudian barang-barangnya diperiksa, dan nanti baru diizinkan masuk. Barang-barang yang tidak diperkenankan masuk ke dalam area Rutan dititipkan di loker yang tersedia," tuturnya.

Saat ini, cabang Rutan KPK ada dua, yakni di Markas Komando Polisi Militer Kodam Jaya, di kawasan Guntur (menampung 30 orang), dan di Kavling C1 Gedung KPK (11 orang).

"Khusus C1 ada 11 orang yang akan dipindahkan ke gedung baru," kata dia.

Recent Posts

Kemnaker Siapkan Tim Khusus Tindaklanjuti Perselisihan Hubungan Industrial di PT Epson

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…

2 jam yang lalu

Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Imbau Jaga Kesehatan Selama Armuzna

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara…

3 jam yang lalu

Gelar RUPST, Jasamarga Tollroad Maintenance Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun Buku 2025

MONITOR, Jakarta — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan…

4 jam yang lalu

Kemenperin Siapkan Asesor Profesional untuk Percepat Industrialisasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten…

4 jam yang lalu

Program ‘Jaga Jakarta’ jadi Model Modernisasi Keamanan, SDR Puji Kinerja Polda Metro Jaya

MONITOR, Jakarta - Program Jaga Jakarta dinilai menjadi salah satu inovasi strategis dalam modernisasi sistem…

4 jam yang lalu

Puncak Haji Armuzna Dimulai, Komnas Haji Ingatkan Risiko Jemaah Tersesat dan Serukan “Jemaah Jaga Jemaah”

MONITOR, Makkah — Pergerakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) resmi dimulai pada…

8 jam yang lalu