MONITOR, Pakistan – Pakistan kembali diteror bom bunuh diri. Pada hari Kamis (5/10) waktu setempat, seseorang meledakkan diri di sebuah rumah ibadah di Pakistan barat daya. Aksi biadab itu menyebabkan sedikitnya 18 orang tewas dan melukai lebih dari 30 lainnya.
Keterangan itu disampaikan Pejabat pemerintah daerah, Ahmed Aziz Tarrar. Begitupun salah pejabat kesehatan distrik Rukhsani Magsi menyatakan, pihaknya sudah menerima dan meawat para korban tewas dan luka akibat ledakan tersebut
"Kami telah menerima 18 jenazah di rumah sakit daerah dan banyak orang yang terluka. Beberapa di antara mereka yang cedera sedang dipindahkan ke fasilitas medis lainnya," kata pejabat kesehatan distrik, Rukhsani Magsi, seperti diwartakan Reuters.
Sementara itu, aparat kepolisian setempat dengan sigap menangkap si pengebom di pintu masuk masjid Sufi itu. Aksi heroik polisi pun menuai apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Pakistan Baluchistan Sarfraz Bugti.
Perlu diketahui, kelompok-kelompok Muslim minoritas di provinsi itu kerap menerima serangan oleh kelompok garis keras, termasuk ISIS, yang menyatakan bertanggung jawab atas sejumlah serangan.
Bahkan, melalui kantor berita yang dikendalikannya, Amaq, ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara…
MONITOR, Jakarta — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten…
MONITOR, Jakarta - Program Jaga Jakarta dinilai menjadi salah satu inovasi strategis dalam modernisasi sistem…
MONITOR, Makkah — Pergerakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) resmi dimulai pada…