Categories: NASIONAL

Komisi III DPR Mengibaratkan OTT Seperti Obat Sakit Kepala

MONITOR, Jakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) banyak menuai pujian dari berbagai pihak. Namun, tak sedikit juga yang mengkritik langkah lembaga anti rasuah tersebut.

Pasalnya,  OTT yang dilakukan oleh KPK ini tak serta merta menyelesaikan tindak kejahatan korupsi itu sendiri. Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Nasir Djamil. Ia juga mengibaratkan OTT KPK ini seperti obat yang meredakan sakit kepala, bukan menyembuhkan.

Menurut Nasir, pimpinan dan penyidik KPK saat ini dianggap cuma membenci pelaku korupsi bukan tindak korupsinya dan ia menilai langkah OTT tak mampu menyelesaikan tindakan korupsi di negara ini.

"Ada kesan KPK itu benci sama koruptor,  bukan sama korupsi. Jadi OTT ini sama seperti orang sakit kepala,  dikasih paramex langsung hilang sakitnya, tapi tidak menyembuhkan, hanya meredam sakitnya," ujar Nasir Djamil kepada wartawan. Jakarta, Selasa (26/9).

KPK harus menjunjung asas pokok pembentukan KPK itu sendiri, kata Nasir, agar lembaga besutan Agus Rahardjo itu dapat menyelamatkan negeri ini dari kejahatan korupsi.

 "Jadi kalau benci sama koruptor,  sampai kapan pun korupsi di negeri ini tak akan selesai. Tetapi,  kalau bencinya kepada korupsi, maka akan KPK harus berusaha sekuat tenaga untuk selamatkan negara ini dari aksi-aksi kejahatan itu," jelasnya.

Kendati demikian, politisi asal Aceh ini tetap mendukung langkah OTT yang dilakukan oleh penyidik KPK selama ini. Untuk memberantas tindakan korupsi.

"Kan yang mau diberantas itu kejahatannya,  bukan pada pelakunya. Ini juga untuk bagaimana mengurangi terjadi korupsi di bangsa ini," tandasnya

Recent Posts

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

50 menit yang lalu

Menteri UMKM: Kuasai Pasar Domestik, Baru Perkuat Ekspansi Ekspor

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengh (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pengusaha…

1 jam yang lalu

Kemenag Perpanjang Pendaftaran AICIS+ 2026, Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik…

5 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

7 jam yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

10 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

10 jam yang lalu