Categories: GAYA HIDUPOLAHRAGA

Timnas Panjat Tebing Siap Berlaga di Asian Continental Championship di Iran

MONITOR, Jakarta – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirimkan 21 atlet terbaiknya dalam gelaran Asian Continental Championship di Teheran, Iran. Ajang ini merupakan kompetisi panjat tebing tertinggi di Asia.

Asian Continental Championship akan digelar selama 5 hari yakni pada 17-21 September 2017. Sementara tim diberangkatkan pada Jumat (15/9) dari Bandara Soekarno-Hatta dan kembali ke Indonesia pada Sabtu (23/9). 

Tim didampingi pelatih, official dan tim teknis yang berjumlah 11 orang. Sehingga total personel yang diberangkatkan ke Teheran sebayak 32 orang.

Ketua II PP FPTI sekaligus manajer Timnas Asian Games, Pristiawan Buntoro, menjelaskan, Asian Continental Championship merupakan event rutin yang harus diikuti oleh FPTI untuk mempertahankan eksistensinya. Sebab selama ini atlet-atlet FPTI mampu menunjukkan kedigdayaannya di Asia maupun kejuaraan-kejuaraan berkelas dunia.

"Kaitannya dengan PP FPTI, ini event wajib yang harus kita ikuti. Sedangkan kaitannya dengan persiapan Asian Games, kita membawa misi dijadikan uji coba, sebagai parameter sejauh mana hasilnya sejak Pelatnas bulan April," tutur Pristiawan, Sabtu (16/9).

Pria yang akrab disapa Pris ini menyebut, para peserta Asian Continental Championship adalah atlet-atlet dari negara lain yang juga akan berlaga pada Asian Games 2018. Ajang ini juga dijadikan sebegaitry out kedua setelah tim mengikuti event Lead & Speed Villars-Sur-Ollon di Swiss pada Juli lalu.

Ada delnomor yang dipertandingkan dalam Asia Climbing Championship kali ini, yaitu men boulder, women boulder, men speed world record, women speed world record, men speed classic, women speed classic, men lead dan women lead. Meskipun nomor yang akan dipertandingkan dalam Asian Games masih belum pasti, namun atlet akan tetap fokus pada pertandingan ini.

"Kita di tim akan fokus untuk mengikuti nomor-nomor ini. Urusan nomor mana yang akan dipertandingkan dalam Asian Games, itu urusan teknis," ujarnya.

Dia berharap, try out kedua ini akan menunjukkan hasil memuaskan. Para atlet pun penuh semangat mengikuti ajang ini.

Recent Posts

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

6 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

10 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

12 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

14 jam yang lalu

Dokter Lulusan UIN Wajib Jadikan Profesi sebagai Jalan Pengabdian

MONITOR, Ciputat — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa profesi…

16 jam yang lalu

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

1 hari yang lalu