MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengingatkan sejumlah penerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tetap berkomitmen dalam pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan efisien. Pasalnya, seringkali terjadi, instansi pemerintah belum mampu menyalurkan penggunaan anggaran secara efektif. "Jadi, seringkali Kementerian, Lembaga dan Pemda yang penggunaan anggarannya tidak sama dengan yang diminta," ujarnya.
Sri Mulyani menyampaikan pesan itu di sela-sela pemberian penghargaan kepada sejumlah Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang berhasil meraih opini WTP berturut-turut selama lima tahun terakhir, Kamis (14/9) di Istana Negara.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini bahkan sempat menyinggung cara meraih opini WTP yang berakhir dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Menurutnya, hal itu justru sangat memalukan kredibilitas pemerintah. "Yang bikin malu, ingin WTP tapi malah OTT. Itu yg perlu diwaspadai oleh kita semua," katanya.
Sri Mulyani juga mengingatkan para pengguna keuangan negara agar lebih efisien lagi dalam pengelolaan anggaran. Sebab, dengan melakukan hal itu, defisit APBN praktis bisa dikurangi.
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…
MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…
MONITOR, Ciputat — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa profesi…
MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…