MONITOR, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 dengan tema "Akuntabilitas dan Transparansi Pengelola Keuangan Negara untuk Indonesia Sejahtera" Kamis (14/9/2017) di Istana Negara yang kemudian dilanjutkan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI.
Rakernas dibuka oleh Presiden RI dan dihadiri oleh para Menteri/Pimpinan Lembaga, Gubernur/Bupati/Walikota, Sekretaris Jenderal, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), dan Pimpinan institusi terkait.
Pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Tahun 2017 ini, Pemerintah memberikan penghargaan bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah (Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, dan Pemerintah Kabupaten) yang telah mendapat opini terbaik dari BPK yaitu Opini Wajar Tanpa Pengecualian minimal selama 5 (lima) tahun berturut-turut.
Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang menerima penghargaan simbolis raihan opini WTP berturut-turut selama 5 tahun (2012-2016) di Istana Negara:
Kementerian yang memperoleh opini WTP 5 tahun berturut-turut (2012-2016):
Lembaga Negara yang memperoleh opini WTP 5 tahun berturut-turut (2012-2016):
Pemerintah Provinsi yang memperoleh opini WTP 5 tahun berturut-turut (2012-2016):
Pemerintah Kabupaten yang memperoleh opini WTP 5 tahun berturut-turut (2012-201):
Pemerintah Kota yang memperoleh opini WTP 5 tahun berturut-turut (2012-2016):
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…
MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…