Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kemendagri Soroti Kinerja APIP

MONITOR, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) soroti kinerja Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang dinilai belum optimal. Dalam waktu dekat, Kemendagri berencana mengeluarkan regulasi terkait penguatan kinerja APIP.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya tengah mendorong  APIP untuk mementingkan kemandirian pengawasan di dalam proses penggunaan uang negara.

"Ada kemandirian APIP yang penting, karena selama ini terlihat belum optimal," kata Tjahjo dalam Rapat Kerja Nasional Sinergi Pengawasan Penerimaan Negara oleh APIP di Jakarta, Selasa (12/11).

Saat ini, sambung Tjahjo, Kemendagri bersama KPK dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah merumuskan mengenai penguatan APIP dan inspektorat daerah.

"Sudah kami serahkan ke Presiden dan akan menunggu rapat terbatas terlebih dahulu untuk diputuskan. Apakah itu nanti PP (peraturan pemerintah) atau tidak nanti kita tunggu," kata Tjahjo.

Penguatan terhadap APIP tersebut diharapkan  terjadi secara komprehensif atau semua pihak yang terlibat mempunyai sistem dan pola yang sama.

"Dalam Rakernas Sinergi Pengawasan Penerimaan Negara oleh APIP juga telah ada penguatan oleh Menteri Keuangan supaya APBN dan APBD fungsi perpajakan dan PBNP-nya jelas," imbuh Tjahjo.

Kemudian, Tjahjo juga menjelaskan mengenai pengguatan APIP di daerah yang ditempuh dari sisi kelembagaan, personel, dan anggaran. Di kelembagaan, alternatif kebijakannya antara lain pengangkatan dan pemberhentian tetap oleh kepala daerah namun atas persetujuan Mendagri untuk provinsi dan gubernur untuk kabupaten dan kota.

Penguatan APIP daerah dari sisi personel dilakukan melalui "inpassing" dan menempatkan lulusan STAN dan IPDN ke lingkungan Inspektorat Daerah.

"Juga mulai dimasukkan 31 kegiatan wajib APIP ke dalam Pedoman Penyusunan APBD setiap tahunnya," ucap Tjahjo.

Recent Posts

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

6 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

6 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

17 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

21 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

23 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

1 hari yang lalu