MONITOR, Jakarta – Menyambut hadirnya kembali Bulan Sehat Gigi Nasional 2017 pada September ini, Pepsodent melakukan sosialisasi kepada para orang tua di Indonesia untuk bijak menyikapi tren cemilan yang berisiko memunculkan permasalahan gigi berlubang pada anak.
Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc menyebutkan, Dalam menyabut Bulan Kesehatan Gigi 2017, Pepsodent melakukan edukasi kesehatan gigi dan mulut dengan mengajak para orang tua Indonesia.
“Pepsodent melihat saat ini banyak ragam camilan yang digemari anak-anak yang bersifat kariogenik yaitu berpotensi meningkatkan risiko gigi berlubang," ujar Ratu seperti dilansir dari portal resmi Unilever, Jakarta, kamis (7/9).
hal ini, sambung Ratu, dilakukan Pepsodent guna memproteksi anak-anak agar tidak memilih camilan yang berisiko menyebabkan gigi berlubang.
"Untuk itu, Pepsodent yang selama lebih dari 72 tahun melindungi Senyum Indonesia melalui kampanye edukasi kesehatan gigi dan mulut,mengajak orang tua khususnya para Ibu untuk memerhatikan pemilihan camilan yang bernutrisi seimbang agar bermanfaat bagi pertumbuhan gigi yang sehat, kuat dan merdeka dari gigi berlubang.” tuturnya.
Lebih lanjut, Ratu menerangkan, Anak yang mengkonsumsi terlalu banyak camilan yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi berisiko besar memiliki gigi berlubang.
“Mengonsumsi camilan yang terlalu banyak mengandung karbohidrat dan gula terutama yang lengket dapat menurunkan derajat keasaman mulut hingga di bawah pH kritis 5,5 dalam hitungan menit dan tetap rendah hingga 1 jam setelahnya. Bila terjadi terus menerus kondisi ini menyebabkan hilangnya mineral (email) pada gigi dan mengakibatkan terjadinya gigi berlubang,” terang Ratu.
