Categories: BISNISEKONOMI

Tanggapan Kemenkop UKM soal Kontribusi Koperasi yang masih Minim

MONITOR, Jakarta – Kontribusi Koperasi sebagai lembaga terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Nasional dinilai masih minim. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Menteri Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Sesmenkop UKM) Agus Muharram menegaskan, bahwa pembangunan koperasi menjadi tugas seluruh kementerian atau lembaga (K/L).

Agus menambahkan bahwa koperasi merupakan salah satu dari 3 (tiga) kekuatan ekonomi Indonesia di luar swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sehingga menjadi tanggung jawab bersama.

"Kontribusi koperasi sebagai lembaga terhadap PDB Nasional meningkat dari 1,7% tahun 2013 menjadi 3,99% pada tahun 2016. Hal ini merupakan capaian selama 3 tahun pemerintah Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, " kata Agus saat memberikan sambutan dalam acara Forum Tematik Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) di Auditorium Kemenkop UKM, Jakarta, Selasa (5/9).

Sementara itu, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop UKM Melyadi Sembiring menyampaikan berdasarkan data Online Data System 7 Agustus 2017, koperasi yang aktif sebanyak 152.555 sedangkan yang tidak aktif 56.771.

"Anggota koperasi mencapai 26.989.570 orang, jumlah manajer 23.135, karyawan 347.839 orang," ujar Melyadi.

Kontribusi Koperasi terhadap PDB Nasional jika digabung antara kontribusi Koperasi sebagai Lembaga dengan Kontribusi anggota Koperasi tahun 2013 yaitu sebesar 13,56% sedangkan tahun 2017 sebesar 24,70%.

Melyadi menambahkan bahwa rasio kewirausahaan mengalami peningkatan yakni dari 1,55% di tahun 2013 menjadi 3,01% di tahun 2016.

"Reformasi koperasi sudah dilakukan yakni dengan melakukan rehabilitasi (pembaharuan organisasi), reorientasi (mengubah paradigma), dan pengembangan (bertahap dan terukur)," ungkapnya.

Recent Posts

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Wujud Syukur atas Kemerdekaan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…

12 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

1 hari yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

2 hari yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

2 hari yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu