Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kementerian LHK Resmikan Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah

MONITOR, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tengah melakukan upaya pembersihan sungai dari limbah dan sampah. Setelah peresmian program rehabilitasi sungai “Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah” oleh Menteri LHK, pada April lalu, kini KLHK menyelenggarakan kegiatan Arung Sungai Ciliwung.

Dalam kegiatan yang dinaungi Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) ini, peserta yang berjumlah 150 orang yang terdiri pelajar, komunitas pecinta alam, swasta, dan masyarakat  akan diajak membersihkan sampah di sekitar Sungai Ciliwung.

Tidak ketinggalan, Direktur Jenderal PPKL, MR. Karliansyah, beserta Direktur Pengurangan Resiko Bencana BNPB, Lilik Kurniawan, Direktur Pengendalian Pencemaran Air, Sekretaris Direktorat Jenderal PPKL, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, serta Pimpinan perusahaan pendukung kegiatan melalui CSR, juga ikut mengarungi Sungai Ciliwung, dimulai dari ruas sungai di bawah jembatan Juanda Cijago, Kota Depok dan berakhir di dermaga Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

MR. Karliansyah menyampaikan bahwa, program ini dapat direplikasi di beberapa segmen Sungai Ciliwung, dan sungai-sungai lainnya seperti di Citarum dan Sungai Asahan Toba. “Ekowisata sungai seperti Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah tidak hanya menjadi sarana wisata saja, tetapi juga sarat akan edukasi perbaikan kualitas air, sehingga sungai-sungai di Indonesia dapat segera pulih kembali fungsinya sebagai fungsi ekologi, ekonomi, dan sosial”, tutur MR. Karliansyah seperti dilansir portal resmi Kementerian LHK, Jakarta, Selasa (5/9).

Karliansyah juga menjelaskan bahwa, manfaat dari program Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah kini mulai terasa. Salah satunya yaitu, dengan membaiknya kualitas air di kawasan segmen tersebut, dimana tahun sebelumnya memiliki kondisi cemar berat, saat ini menjadi cemar ringan.

“Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah telah menjadi pusat pelatihan rescue di Sungai Ciliwung oleh BNPB seluruh Indonesia. Lembaga Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah yang telah dibentuk juga menyiapkan paket-paket green camp untuk anak sekolah belajar berkemah ramah air, minim sampah, membuat kompos dari sampah, serta memanfaatkan kompos untuk bercocok tanam”, Karliansyah menambahkan.

Sementara itu, kegiatan Arung Sungai Ciliwung, juga merupakan kegiatan pertama penggunaan dermaga, dan penggunaan lampu dengan tenaga matahari (solar cell) di kawasan Ekoriparian Srengseng Sawah. Karliansyah berharap, dengan bertambahnya kegiatan dan fasilitas tersebut, dapat kembali mewujudkan Sungai Ciliwung yang sehat dan bernilai ekonomi, ekologi, sosial serta budaya, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Recent Posts

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Wujud Syukur atas Kemerdekaan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…

11 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

1 hari yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

2 hari yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

2 hari yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu