Categories: EKONOMIINDUSTRI

Industri Cat Ekspansi Rp 250 Miliar Hasilkan Produk Ramah Lingkungan

MONITOR, Jakarta – Industri cat di dalam negeri semakin meningkatkan daya saingnya agar mampu berkompetisi di pasar lokal dan global. Langkah ini diwujudkan oleh PT Propan Dekorindo Raya, anak perusahaan PT Propan Raya dengan memperluas pabriknya untuk menghasilkan produk cat ramah lingkungan berbasis air (water based).

“Kami memberikan apresiasi terhadap ekspansi ini sebagai bentuk komitmen berinovasi dan menambah investasi di Indonesia. Upaya ini akan membawa dampak positif terhadap perekonomian nasional,” kata Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono
pada peresmian pabrik PT. Propan Dekorindo Raya di Tangerang, Banten, Selasa (5/9).

Pabrik baru yang menelan investasi sebesar Rp250 miliar ini akan memiliki kapasitas produksi mencapai 100 ribu ton per tahun. Adanya fasilitas anyar ini, Propan Raya jadi punya tiga pabrik dengan total kapasitas produksi 200 ribu ton per tahun.

Menurut Sigit, prospek industri cat di dalam negeri masih cukup cerah seiring gencarnya pembangunan properti yang didorong oleh pemerintah. Bahkan, industri cat juga berperan penting dalam mendukung industri lainnya seperti industri furniture, industri mainan anak dari kayu dan industri kreatif lainnya.

“Untuk itu, kami berharap PT. Propan Dekorindo Raya dapat menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lainnya tersebut sehingga mengurangi produk impor sejenis sekaligus dapat menghemat devisa negara,” ujarnya.

Pendiri yang juga Presiden Direktur PT Propan Raya Hendra Adidarma mengakui bahwa cat berpelarut air lebih ramah lingkungan dibanding dengan cat berpelarut tiner (solvent based). “Selain tidak ramah lingkungan, cat solvent based juga memiliki kandungan volatile organic compounds (VOC) yang berbahaya baik untuk tubuh maupun lingkungan. Dengan beralih ke cat water based, emisi solvent dapat ditekan,” jelasnya.

Sementara itu, CEO PT Propan Raya Kris Rianto Adidarma mengungkapkan, pabrik baru ini akan dioperasikan dengan mesin-mesin berteknologi terbaru dan termutakhir bernama Rapid Production System (RPS) yang berasal dari Jerman. "Teknologi yang dipakai ini merupakan satu-satunya teknologi
yang ada di Asia Pasifik. Dengan teknologi ini, seluruh proses produksi hingga barang jadi, akan lebih ramah lingkungan," paparnya.

Menurut Kris, teknologi RPS tersebut baru digunakan di dua negara, yaitu di Jerman dan satu pabrik di Indonesia milik PT Propan Raya. “Keunggulan teknologi RPS ini antara lain mampu memproduksi sangat cepat, yaitu 25 ton per batch dalam waktu empat jam. Kemudian, produk yang dihasilkan konsisten dan stabil, fleksibel serta hemat ruang,” ucapnya.

PT Propan Raya merupakan market leader di bidang cat kayu (wood finish), bahkan menjadi pemasok cat kayu untuk perusahaan nasional yang berorientasi ekspor. Propan juga mulai mengembangkan produk berupa cat dinding, cat besi, cat batu alam, cat mobil, hingga cat kapal.

Recent Posts

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Wujud Syukur atas Kemerdekaan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…

12 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

1 hari yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

2 hari yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

2 hari yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu