MONITOR, Makkah – Komite III Dewan Perwakilan Daerah RI menyoroti masalah petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Ketua Komite III DPD RI Hardi Selamat Hood menyatakan, jumlah petugas haji yang bertugas sangat terbatas.
Jumlah petugas tahun ini menurutnya tidak ideal, sebab total kuota jemaah haji regular mencapai 204.000, sementara petugas hanya 3.500 orang.
"Perbandingannya 1 : 59 atau satu orang petugas harus menangani 59 jemaah," ujar Hardi saat Rapat Evaluasi Pengawasan Pelaksanaan Ibadah Haji 1438H/2017M di Kantor Daker Makkah, Senin (4/9), seperti dilansir situs Kemenag.
Kendati demikian, ia tetap mengapresiasi para petugas haji atas kinerja baiknya dalam mengemban tugas di tanah suci.
"Dengan keterbatasan jumlah yang tidak sebanding (dengan jumlah jemaah), kinerja para petugas PPIH Arab Saudi patut diacungi jempol dalam melaksanakan tugasnya," ujarnya mengapresiasi.
Hardi mengaku, pihaknya akan mengusulkan penambahan petugas non kloter berikut peningkatan kesejahteraan para petugas. "Kami melihat volume pekerjaan mereka patut kita apresiasi, tidak semudah yang kita bayangkan mengatur segitu banyak orang dalam waktu singkat dan cepat bahkan menuntut 24 jam sigap," pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap…
MONITOR, Belarus - Hubungan industri antara Indonesia dan Belarus terus menunjukkan progres strategis di tengah…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya kemampuan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengingatkan agar kebijakan ekspor…
MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan…
MONITOR, Tangerang – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong peningkatan konsumsi protein hewani sebagai bagian dari strategi…