Categories: EKONOMIENERGI

Idul Adha, Stok LPG dan BBM Aman Terkendali

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) menjamin stok LPG 3 Kg menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 mencukupi, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, walaupun hingga saat ini terdapat kenaikan sekitar 6% dari total konsumsi LPG PSO dan Non PSO.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito dalam keteranganya di Jakarta, Kamis (31/8), menyatakan secara nasional stok LPG cukup untuk 16,86 hari. Stok ini sangat mencukupi dan melebihi ketentuan Permen ESDM No 26/2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG, dimana ketahanan stok LPG minimal 11 Hari.

Dengan penambahan pasokan tersebut, Pertamina berharap masyarakat dapat tenang merayakan Hari Raya Idul Adha. 

”Kami sudah mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi LPG 3 Kg pada setiap perayaan keagamaan. Saat ini, stok aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Selain penambahan stok LPG 3 Kg, tambah Adiatma, Pertamina juga telah menyediakan LPG non subsidi, baik LPG 12 Kg maupun Bright Gas di seluruh agen dan SPBU strategis yang berpotensi mengalami peningkatan konsumsi. 

Berdasarkan data per tanggal 30 Agustus 2017, Pertamina memiliki stok LPG sebesar 333,270 MT dengan rata-rata penyaluran LPG harian sebesar 19,772 MT. Kenaikan permintaan konsumsi LPG PSO dan Non PSO pada minggu terakhir bulan Agustus 2017 sebesar 24,500 MT/hari atau naik 6% dibanding rata-rata hari-hari sebelumnya.

Adapun mengenai konsumsi BBM, menjelang Hari Raya Idul Adha, Pertamina mencatat konsumsi BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) naik sekitar 3% dari konsumsi harian normal 96.500 ribu KL ( kiloliter) menjadi 99.500 ribu KL. Adapun BBM jenis Gasoil (Solar, Pertamina Dex, Dexlite Series), Pertamina memprediksi akan terjadi penurunan konsumsi hingga 5%, dari konsumsi harian normal yakni 58.500 ribu KL menjadi 55.600 ribu KL.

Penurunan konsumsi Gasoil karena per 31 Agustus hingga 3 September 2017, Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat mengeluarkan larangan beroperasi bagi mobil barang selama liburan Idul Adha. 

“Pada kondisi libur, konsumsi  BBM cenderung naik, namun kami tetap menjamin ketersediaan pasokan dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idul Adha,”tandas Adiatma Sardjito. 

Lebih lanjut Adiatma juga menjelaskan, untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha 1438 yang jatuh pada Jumat, 1 September 2017 ini, Pertamina sendiri telah membentuk Posko Satgas LPG dan BBM di Kantor Pusat Pertamina dan Kantor Marketing & Operation Region (MOR) Pertamina dalam upaya persiapan dan pengamanan pasokan LPG  dan BBM.

Posko Satgas LPG dan BBM akan memastikan kesiapakan mobil tangki LPG dan BBM serta menambah waktu operasional depot dan SP(P)BE jika diperlukan.

Satgas juga akan berkoordinasi  dengan berbagai pihak dan instansi seperti Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan instansi lainnya dalam menjaga keamaman dan penyaluran LPG dan BBM. 

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Revisi UU Kehutanan Kunci Atasi Deforestasi dan Perkuat Ekonomi Hijau

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan…

2 jam yang lalu

Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Desak Negara Hapus Syarat Anggaran Berdasarkan Kemampuan Keuangan

MONITOR, Jakarta – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) mengajukan uji materiil atau Judicial Review…

3 jam yang lalu

Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO

MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya kehadiran…

5 jam yang lalu

Antisipasi Kelelahan Jemaah Pasca Armuzna, Klinik Satelit Madinah Siaga 24 Jam

MONITOR, Madinah – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

5 jam yang lalu

FH Unusia Dorong Kepailitan Berbasis Syariah Diselesaikan di Peradilan Agama

MONITOR, Jakarta – Bergulirnya pembahasan revisi Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kembali…

5 jam yang lalu

Revisi UU Polri Disahkan, IPW Ingatkan Pentingnya Regenerasi dan Pengawasan

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…

18 jam yang lalu