Categories: NASIONAL

DPR Minta Hubungan Bilateral dengan Myanmar Dievaluasi

MONITOR, Jakarta – Aksi pembakaran desa-desa Rohingya oleh militer Myanmar dikecam Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid. Politikus Golkar ini menilai tindakan biadab yang dilakukan junta Myanmar sudah melanggar batas kemanusiaan.

Terkait hal itu, Meutya meminta agar pemerintah Myanmar segera menghentikan aksi tersebut. Bahkan jika diabaikan, ia meminta pemerintah Indonesia mengevaluasi hubungan bilateral dengan Myanmar.

"Myanmar harus menghentikan tindakan ini. Jika tidak, ada baiknya pemerintah Indonesia mengevaluasi hubungan bilateral dengan Myanmar," tegas Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (30/8).

Selain itu, politikus asal Bandung ini memuji langkah Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri RI yang mendukung penyelesaian aksi kekerasan terhadap masyarakat Rohingya di Myanmar. Kendati demikian, ia juga meminta agar tekanan yang lebih keras diberikan terhadap Myanmar.

"Pendekatan lain juga bisa dilakukan melalui organisasi tingkat regional maupun internasional. Indonesia bisa bawa permasalahan ini ke PBB, untuk dilakukan sidang darurat," ujarnya.

Recent Posts

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

7 jam yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

12 jam yang lalu

Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan…

12 jam yang lalu

Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal

MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…

1 hari yang lalu

Prof Rokhmin Soroti Iklim Investasi Indonesia: Investor Tertekan, Industri Melemah

MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…

1 hari yang lalu