MONITOR, Jakarta – Kementerian Perhubungan berencana menjalin kerja sama pemanfaatan 28 pelabuhan dan bandara dengan operator BUMD, BUMN dan swasta guna mengurangi beban APBN.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dengan kerja sama pemanfaatan itu, biaya logistik akan berkurang hingga 20%. Tak hanya itu, pengguna jasa pelabuhan juga akan meningkat sebanyak 30%.
“Doakan proses ini bisa cepat selesai supaya APBN ringan karena nantinya pemerintah sebagai regulator, dan operatornya adalah BUMN, BUMD dan swasta,” katanya dalam siaran pers pada Minggu (20/8/2017).
Dengan kerja sama itu, Menhub optimistis arus pergerakan barang dapat menjadi lebih murah dan cepat. Dia juga berharap arus pergerakan barang tidak lagi melalui jalu darat, namun bergeser menggunakan jalur laut.
Sementara itu, Dirut Pelindo II Elvyn G Masassya menilai kerja sama antara regulator dan operator tersebut merupakan bukti komitmen dari kedua pihak untuk dapat menurunkan biaya logistik nasional.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kemenhub yang telah merealisasikan rencana kerjasama pemanfaatan pengelolaan pelabuhan kepada PT Pelindo II di Kalimantan Barat. Ini juga awal untuk nanti mengelola pelabuhan lainnya,” tuturnya.
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…
MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…
MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…
MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk…