Categories: NASIONALPOLITIK

Didukung Golkar, Elektabilitas Jokowi Menurun Drastis

MONITOR, Jakarta – Dukungan partai Golkar terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) rupanya tak membuat elektabilitas sang Presiden naik. Sebaliknya, elektabilitas Jokowi semakin turun. Hal itu diungkapkan Peneliti senior Network for South East Asian Studies (NSEAS), Muchtar Effendi Harahap.

Muchtar menyatakan hasil survei Litbang Kompas pada April 2017 menunjukkan elektabilitas Jokowi hanya 41,6%. Sementara, menurut survei SMRC, elektabilitas Jokowi pada Juni 2017 adalah 34%.

"Yang terjadi malah sebaliknya. Sebelum Golkar dukung Jokowi Capres Pilpres 2019, elektabilitas Jokowi di atas 50 %. Tetapi, setelah didukung Golkar, bahkan tambah Hanura, Nasdem dan PPP, angka elektabilitas justru menurun drastis, jauh di bawah 50%," ujar Muchtar saat dihubungi Monitor, Senin (21/8).

Muchtar menambahkan, apabila Jokowi ingin kembali memenangkan pertarungan Pilpres 2019, ia harus memiliki tingkat elektabilitas di atas 60%.

"Padahal kalau mau menang, sebagai Capres Petahana pada Pilpres 2019, Jokowi harus memiliki tingkat elektabilitas di atas 60%," jelasnya.

Untuk itu ia mempertanyakan 'janji manis' Golkar ketika ingin menaikkan elektabilitas Jokowi 65%. Promosi ini menurut Muchtar, secara tak langsung meyakinkan Rezim Jokowi bahwa kontribusi Golkar adalah membuat elektabilitas Jokowi 65 %, meskipun itu fiksi.

"Golkar mempromosikan akan membuat elektabilitas Jokowi 65%. Sebagai jualan terhadap Jokowi yang sedang berkuasa, wajar saja meski fiksi." pungkasnya.

Recent Posts

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

24 menit yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

2 jam yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

5 jam yang lalu

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…

6 jam yang lalu

Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Hemat Energi dan Tertib Ihram Sejak Embarkasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk…

7 jam yang lalu