MONITOR, Jakarta – Ketidakhadiran Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, di acara milad ke-19 FPI tak menyurutkan semangat anggotanya. Rizieq yang masih berada di Arab Saudi, tetap membakar semangat anggotanya melalui petuah-petuahnya.
Ia mengatakan, tugas FPI hingga hari ini belum selesai. Lanjut dia, masih ada tugas lainnya membantu aparatur penegak hukum untuk memberangus praktik prostitusi di Indonesia dan melenyapkan kaum LGBT.
"TNI dan polri harus jadi pelindung bangsa dan negara. Prostitusi dan LGBT harus lenyap dan tiada. Khamr dan judi harus dibasmi dan musnah," ujar Rizieq melalui pesan jarak jauh, Sabtu (19/8).
Rizieq juga meminta para elemen bangsa bersatu dan tidak bercerai berai, baik TNI, Polri dan masyarakat yang tergabung dalam ormas. Selain itu, pesan khusus ia lontarkan untuk anggota FPI agar patuh dan tunduk pada pemerintah dan ulama.
Perlu diketahui, FPI tengah merayakan milad ke-19 bertema 'Merawat Kebhinekaan dalam Bingkai NKRI Bersyariah' di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (19/8). Acara ini sudah berlangsung sejak pukul 03.00 WIB diawali dengan salat tahajud dan subuh berjamaah. (tsa)
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…
MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…
MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…
MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…