MONITOR, Jakarta – Pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyinggung gaji kecil wartawan menjadi sorotan tajam. Alih-alih dianggap dagelan, DPP Serikat Pers Republik Indonesia menilai hal tersebut sebagai bentuk penghinaan.
"Menurut saya itu adalah bentuk pelecehan terhadap wartawan. Meskipun bahasanya beliau mau bela wartawan, tapi kalimat seperti itu tidak pantas diucapkan seorang pemimpin," ujar Ketua Umum DPP Serikat Pers RI, Hence Mandagi, dalam keterangan yang diterima Monitor, Kamis (17/8).
Hence menganggap sikap Prabowo seolah memandang rendah profesi Jurnalistik. Sebab meskipun diiringi candaan, ia terlihat melecehkan kehidupan bahkan urusan dapur para pewarta.
"Embel-embel pernyataan bahwa wartawan tidak belanja di mal karena gaji rendah, itu menggambarkan Prabowo merasa dirinya lebih elit dan mampu dibanding wartawan. Justifikasi kehidupan wartawan seperti itu menandakan seorang Prabowo memandang rendah profesi jurnalistik," jelasnya.
Sekalipun bermaksud membela, namun Hence menilai sikap Prabowo tidak layak menjaadi seorang pemimpin karena tindakannya jelas melecehkan.
"Tujuannya baik tapi maknanya melecehkan. Ini menandakan Prabowo tidak pantas jadi seorang pemimpin," tegasnya. (tsa)
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…
MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…
MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…
MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…