Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

KPAI : ‘Lima Hari Sekolah’ Berpotensi Melanggar UU Perlindungan Anak

MONITOR, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti kebijakan ‘Lima Hari Sekolah’. Melalui konferensi pers, Ketua KPAI Susanto meminta Presiden Joko Widodo (Widodo) untuk meninjau kembali penyeragamanan 5 hari sekolah terhadap mental siswa didik.

Susanto menjelaskan kebijakan tersebut berpotensi melanggar UU perlindungan anak. Dimana anak-anak butuh waktu seimbang untuk berkumpul dan bersengkerama bersama para orangtua mereka selepas sekolah.

“Penyamarataan jam belajar untuk membiarkan anak menetap lebih lama di sekolah melanggar hak orang tua untuk memiliki waktu yang seimbang bertemu dengan anaknya sendiri atau bahkan waktu interaksi anak di luar jam belajar dengan teman sebaya,” ujar Susanto saat konferensi pers di hadapan awak media, di Gedung KPAI, Menteng, Jakarta, Selasa (15/8).

Lebih lanjut Susanto menegaskan, anak-anak butuh keterlibatan peran dari orangtua dalam mengawasi pendidikan dan aktivitas mereka selama berada di lingkungan rumah. Hal ini kata Susanto, sesuai dengan pasal 23 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2014, dimana negara harus hadir dan menjamin kesejahteraan hidup anak-anak.

“KPAI mendorong partisipasi aktif orang tua dan masyarakat untuk menciptakan kondisi dan kultur pendidikan yang ramah anak,” tandasnya.

Recent Posts

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

18 menit yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

1 jam yang lalu

Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Pencipta Solusi melalui Kewirausahaan

MONITOR, Bandung - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan…

1 jam yang lalu

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

17 jam yang lalu

Kemenag RI Turun Tangan di GKPI Mauk Sepatan, Gembok Dikembalikan dan Jamin Kebebasan Beribadah

MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…

1 hari yang lalu

Produksi Padi dan Cabai Bogor Meningkat dalam Demplot Aplikasi Pupuk Hayati ExtraGen

MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…

2 hari yang lalu