Categories: BERITAINTERNASIONAL

Masa Depan ASEAN Antara China Dan India

MONITOR, Jakarta – Bulan Agustus ini, Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) genap merayakan hari jadinya yang ke-50.

Setengah abad berlalu, ASEAN dianggap sukses secara keseluruhan, namun untuk masa depannya masih meragukan. 

Mengutip dari Sindonews, ASEAN di masa depan terjepit antara China dan India, dimana ASEAN dapat terbebani secara ekonomi oleh kedua raksasa Asia tersebut.

Konsultan internasional PricewaterhouseCoopers (PwC) menilai, produk domestik bruto pada daya beli lima negara besar ASEAN: Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam akan mencapai USD22,6 triliun pada tahun 2050. Ini 3,5 kali lebih banyak dari tahun 2016 sebesar USD6,5 triliun.

Namun angka tahun 2050 itu jauh di bawah China dan India, yang masing-masing diperkirakan mencapai USD58,5 triliun dan USD44,1 triliun.

Pada tahun 2050, PwC memproyeksikan China akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di dunia, dengan India berada di tempat kedua, dan Indonesia menempati peringkat empat. Hanya saja, ASEAN akan menghadapi kesenjangan pertumbuhan yang besar. Karena, penelitian mereka, Indonesia kemungkinan akan melampaui negara-negara lain di ASEAN.

Disparitas alias kesenjangan yang meningkat ini dapat membuat bayangan di atas keseimbangan kekuatan ASEAN di kawasan Asia.

Recent Posts

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

5 jam yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

5 jam yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

5 jam yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

6 jam yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

6 jam yang lalu

STPK Matauli Perkuat Peran Kampus Maritim, Prof Rokhmin Usulkan Dua Prodi Baru untuk Dukung Ekonomi Biru

MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…

9 jam yang lalu