Categories: EKONOMIPERBANKAN

Per Juni 2017, BTPN Belanjakan Investasi Rp427 Miliar

MONITOR, Jakarta – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ( BPTN ) telah menanamkan investasi sesar Rp427 miliar untuk menyempurnakan dua platform digital banking yang dimiilikinya.

"Investasi ini dilakukan sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Angka ini meningkat 119% dari kurun waktu serupa tahun lalu hanya Rp195 miliar," kata Direktur BTPN Arief Harris melalui siaran pers diterima Jumat (11/8).

Ia melanjutkan, dengan mengandalkan terobosan teknologi digital, BTPN dapat menambah titik pelayanan nasabah sekaligus memperluas jangkauan layanan tanpa perlu membangun cabang-cabang baru. 

"Jika dihitung investasi yang telah kami tanamkan untuk mengembangkan platform digital sepanjang tiga tahun terakhir ini, nilainya telah mencapai lebih dari Rp1,2 triliun. Dampak jangka pendek investasi ini langsung terlihat, yakni bertambahnya titik pelayanan nasabah kami secara signifikan," terangnya.

Selama ini, BTPN telah memiliki dua platform digital banking untuk dua segmen. Pertama, BTPN Wow! untuk segmen below consuming class mulai dari petani, nelayan, buruh, pekerja informal, serta pedagang mikro. Saat ini, BTPN Wow! telah memiliki 3,86 juta nasabah, yang dilayani lebih dari 190.300 agen.

Kedua, peruntukkan segmen consuming class yang telah diperkenalkan ke publik pada Agustus 2016.

"Kami percaya langkah digitalisasi ini tidak hanya berhasil menambah akses alternatif bagi bank dalam melayani nasabah, akan tetapi juga bakal mengubah peta persaingan industri," sambungnya. 

Sepanjang semester I 2017, penyaluran kredit BTPN tumbuh 8% atau menjadi Rp66,3 triliun dari Rp61,6 triliun periode yang sama tahun lalu.

Recent Posts

STPK Matauli Perkuat Peran Kampus Maritim, Prof Rokhmin Usulkan Dua Prodi Baru untuk Dukung Ekonomi Biru

MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…

2 jam yang lalu

Komisi VII DPR RI Tinjau PRSU 2026, Dorong Penguatan Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan UMKM Sumatera Utara

MONITOR, Medan – Komisi VII DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Pembangunan Prasarana…

3 jam yang lalu

Pakar Intelijen: Hormati Kewenangan Antar-Lembaga, Jangan Ganggu Proses Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar…

6 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Presiden Evaluasi Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Penanganan Kasus Korupsi

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan…

9 jam yang lalu

Legislator Soal Polri Bongkar 3 Kasus Korupsi: Tegakkan Hukum Dengan Adil

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…

19 jam yang lalu

Komisi IX DPR Minta Ada Pembenahan Sistem PPDS Buntut Dokter Meninggal Diduga Dampak Bullying

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…

19 jam yang lalu