MONITOR, Jakarta – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ( BPTN ) telah menanamkan investasi sesar Rp427 miliar untuk menyempurnakan dua platform digital banking yang dimiilikinya.
"Investasi ini dilakukan sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Angka ini meningkat 119% dari kurun waktu serupa tahun lalu hanya Rp195 miliar," kata Direktur BTPN Arief Harris melalui siaran pers diterima Jumat (11/8).
Ia melanjutkan, dengan mengandalkan terobosan teknologi digital, BTPN dapat menambah titik pelayanan nasabah sekaligus memperluas jangkauan layanan tanpa perlu membangun cabang-cabang baru.
"Jika dihitung investasi yang telah kami tanamkan untuk mengembangkan platform digital sepanjang tiga tahun terakhir ini, nilainya telah mencapai lebih dari Rp1,2 triliun. Dampak jangka pendek investasi ini langsung terlihat, yakni bertambahnya titik pelayanan nasabah kami secara signifikan," terangnya.
Selama ini, BTPN telah memiliki dua platform digital banking untuk dua segmen. Pertama, BTPN Wow! untuk segmen below consuming class mulai dari petani, nelayan, buruh, pekerja informal, serta pedagang mikro. Saat ini, BTPN Wow! telah memiliki 3,86 juta nasabah, yang dilayani lebih dari 190.300 agen.
Kedua, peruntukkan segmen consuming class yang telah diperkenalkan ke publik pada Agustus 2016.
"Kami percaya langkah digitalisasi ini tidak hanya berhasil menambah akses alternatif bagi bank dalam melayani nasabah, akan tetapi juga bakal mengubah peta persaingan industri," sambungnya.
Sepanjang semester I 2017, penyaluran kredit BTPN tumbuh 8% atau menjadi Rp66,3 triliun dari Rp61,6 triliun periode yang sama tahun lalu.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…
MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…
MONITOR, Pidie, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama TikTok Shop by…
MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…
MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…