MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong, menyatakan setiap warga negara Indonesia harus menghayati fungsi dari terbentuknya empat pilar berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, tak sepatutnya warga negara menyelepekan fondasi bangsa itu. Sebab bagi politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, empat pilar memiliki landasan filosofis dan historis yang harus dipahami.
Ali mengatakan, ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi empat pilar ada, pertama adanya sentimen kesukuan agama di kalangan masyarakat.
"Ini (rumusan empat pilar) ada, karena saya melihat kesukuan-kesukuan agama di Indonesia ini sangat luar biasa," ucap Ali Taher di hadapan ratusan kader IMM se-Indonesia dalam acara Silatnas Immawati di Uhamka Jakarta, Jumat (11/8).
Selain itu, ia melihat masyarakat cenderung memiliki pandangan keagamaan yang sempit serta kurangnya keteladanan dalam kehidupan.
"Ada pandangan agama yang sangat sempit, dan tidak ada keteladanan dalam kehidupan berbangsa bernegara. Bayangkan ceramah ulama tak lagi didengar, dan terus mendapat sorotan," ujarnya.
"Belum lagi penegakan hukum sekarang pilih kasih, hukum tajam kebawah, tapi malah tumpul keatas," tandas mantan Sekjen Pemuda Muhammadiyah itu.
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…
MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…
MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…
MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk…