MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meminta Bank DKI untuk meningkatkan inovasi sistem layanan perbankannya agar mampu memberikan layanan prima kepada nasabah.
“Bank DKI harus lebih banyak melakukan inovasi. Beban Bank DKI memang berat, tapi bukan alasan untuk tidak berinovasi,” kata Djarot, Rabu (9/8).
Beban berat yang dimaksud di antaranya mengelola dana 700 ribu lebih pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), transportasi publik (Transjakarta) dan seluruh transaksi layanan Pemprov DKI.
Ditambah lagi rencana mengintegrasikan sistem dengan Samsat untuk layanan pajak kendaraan bermotor (PKB) dalam rangka menggenjot raihan pajak.
“Orientasinya bukan sekadar memenuhi target pajak dan retribusi, tapi lebih banyak memudahkan kepada wajib pajak melakukan pembayaran. Kemudian transparan dan tidak ada potongan di sana sini atau tambahan biaya,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan penyelenggaraan perjalanan…
MONITOR, Semarang — Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang tidak…
MONITOR, Semarang - Menghafal Al-Qur’an 30 juz membutuhkan ketekunan dan konsistensi. Bagi Muslim Dermiwa Riko…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan…
MONITOR, Tanegrang — Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan ekosistem perunggasan nasional dengan menempatkan peternak rakyat…
MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…