MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meminta Bank DKI untuk meningkatkan inovasi sistem layanan perbankannya agar mampu memberikan layanan prima kepada nasabah.
“Bank DKI harus lebih banyak melakukan inovasi. Beban Bank DKI memang berat, tapi bukan alasan untuk tidak berinovasi,” kata Djarot, Rabu (9/8).
Beban berat yang dimaksud di antaranya mengelola dana 700 ribu lebih pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), transportasi publik (Transjakarta) dan seluruh transaksi layanan Pemprov DKI.
Ditambah lagi rencana mengintegrasikan sistem dengan Samsat untuk layanan pajak kendaraan bermotor (PKB) dalam rangka menggenjot raihan pajak.
“Orientasinya bukan sekadar memenuhi target pajak dan retribusi, tapi lebih banyak memudahkan kepada wajib pajak melakukan pembayaran. Kemudian transparan dan tidak ada potongan di sana sini atau tambahan biaya,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa terbitnya Peraturan Presiden…
MONITOR, Lebak – Rencana kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ke Kabupaten Lebak memunculkan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama selaku penanggung jawab penyelenggaraan dan Doa Kebangsaan pada Sabtu, 1 Agustus…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajak perusahaan memanfaatkan insentif pajak Super Tax Deduction (STD)…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro,…
MONITOR, Jakarta - Masyarakat yang akan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monas, Jakarta,…