MONITOR, Jakarta – Tindakan main hakim sendiri yang berakibat tewasnya Muhammad Al Zahra (MA) alias Zoya (30) di Babelan, Bekasi, Jawa Barat, disesalkan banyak pihak. Pasalnya, aksi barbar tak berprikemanusiaan tersebut masih terjadi di negara hukum seperti Indonesia.
Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menilai, insiden tersebut merupakan perilaku tidak beradab.
"Kita mengecam insiden main hakim sendiri di Bekasi, itu tidak beradab, tolong jangan main hakim sendiri," kata Jimly di Kantor ICMI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).
Karenanya, untuk mencegah lebih merebaknya aksi serupa, Jimly menyerukan kepada para tokoh nasional untuk bersuara dan menenangkan hal tersebut. Dan kepada masyarakat, Jimly mengimbau untuk lebih tenang dan menyerahkan kasus apapun melalui proses hukum.
"Tokoh-tokoh harus menenangkan ini. Kalau ini ditiru di daerah lain ini bahaya, jadi ini harusnya bawa ke proses hukum dan hakim yang memutuskan," pungkas dia.
Diketahui, seorang pria bernama Muhammad Al Zahra (MA) alias Zoya tewas mengenaskan setelah dipukuli massa lalu dibakar hidup-hidup. Pria 30 tahun itu diduga telah mencuri sebuah amplifier di Musholla Al Hidayah, Babelan, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/8) lalu.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital guna…
MONITOR, Tangerang – TNI melalui Kodam Jaya/Jayakarta memperkuat kemanunggalan dengan masyarakat lewat pembangunan infrastruktur dan program…
MONITOR, Jakarta — Kondisi gejolak geopolitik di Timur Tengah yang membayangi sejak awal Ramadan tahun…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…
MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga menghadirkan berbagai program promosi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 guna…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan setiap aduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan yang…