MONITOR, Jakarta – Teknologi perumahan terus mengalami perkembangan, salah satunya yakni rumah berteknologi pracetak (precast) yang diluncurkan BUMN Perum Perumnas, Selasa (18/8) ini.
Teknologi ini diklaim sebagai inovasi dalam menyediakan rumah yang lebih efisien dari segi harga maupun waktu pengerjaan.
Peluncuran rumah berteknologi precast ini dilakukan di Kantor Perumnas Divisi Regional III Klender, Jakarta Timur. Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran dan dewan sireksi salah satu BUMN itu.
Untuk tahap awal inovasi yang nantinya akan mendukung program Sejuta Rumah itu, Perumnas akan membangun pabrik pracetak di sepuluh lokasi, di Jawa dan luar Jawa.
Direktur Utama Perum Perumnaa Bambang Teriwibowo mengatakan, pihaknya telah melakukan survei di beberapa kota besar di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi, hasilnya diketahui mayoritas penduduk di Indonesia dengan segmen menengah kebawah mampu melakukan cicilan rumah sebesar 500 ribu rupiah.
"Hal ini yang medorong kami untuk terus melakukan inovasi konstruksi rumah berbiaya rendah, dan akhirnya dapat berimbas pada harga rumah itu," katanya.
Untuk diketahui, Prumnas telah melakukan penelitian dan pengujian pada beberapa bahan konstruksi sejak November 2016 lalu, hasilnya beton precast atau pracetak hadir sebagai salah satu solusi inovatif konstruksi berkualitas tinggi dengan biaya rendah.
Pengujian pun dilanjutkan dengan mengaplikasikan beton precast pada rumah tapak yang nantinya akan menjadi rumah rakyat. Hasilnya menunjukkan rumah dengan beton precast dengan tebal dinding 7 cm, dapat menurunkan biaya Rp 1,8 juta per meter persegi.
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono tampil sebagai pembicara…
MONITOR, Depok - Yayasan Pendidikan Islam Adzikra berkolaborasi dengan Bank Mandiri Area Depok menggelar kegiatan…
MONITOR, Garut — Kementerian Ketenagakerjaan (Kementerian Ketenagakerjaan) menyiapkan pelatihan agroforestry terintegrasi bagi 500 warga Desa Karamatwangi,…
MONITOR - Mahasiswa Universitas Islam Depok, Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih penghargaan Most Outstanding Participant…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman memandang langkah Pemerintah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengingatkan agar jangan ada…