Categories: DAERAHJABAR-BANTEN

Klarifikasi Dimyati Terkait Tudingan Intervensi Pemkab Pandeglang

MONITOR, Pandeglang – Anggota Komisi I DPR RI Dimyati Natakusumah menanggapi dengan santai adanya isu dirinya melakukan intervensi  terhadap jalannya roda pemerintahan Kabupaten Pandeglang.

Kepada Monitor Dimyati mengatakan, intervensi dapat dilakukan setiap pihak ketika sebuah pemerintahan tidak sesuai jalur.

"Semua orang bisa intervensi bila pemerintahan keluar dari visi-misinya dan tidak on the track dalam melaksanakan roda pemerintahannya dalam koridor sesuai peraturan dan mekanisme yang berlaku," kata Dimyati, Sabtu (8/7).

Menurut Politisi PPP itu, pemerintahan daerah yang tidak fokus membangun daerahnya patut dikeritisi, dimana Dimnyati acapkali mengharapkan adanya reformasi pemerintahan untuk Kabupaten Pandeglang yang lebih baik. "Jangan biarkan bila menyimpang dan tidak fokus dalam membangun daerah," tukasnya.

Namun, lanjut Dimyati, untuk urusan mekanisme reformasi hal itu dikembalikan kepada pejabat daerah tersebut. "Tapi itu semua terserah para pejabat disana mau mereformasi dalam memanage pemerintahannya atau tidak," tandasnya.

Sebelumnya, Aktivis Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Dede Nasir memasang spanduk di sejumlah pagar kantor pemerintahan Pemkab Pandeglang. Spanduk bergambar Bupati Irna Natrulita dan wakilnya Tanto Warsono Arban itu bertuliskan 'Bupati dan Wakil Bupati kita'.

"Agar terbaca masyarakat. Tujuannya untuk mengingatkan masyarakat bahwa Bupati Irna dan Wabup  Tanto adalah bupati kita, Bukan Pak Dimyati," kata Dede seperti dikutip Tuntasmedia, Jumat (7/7).

Menurut Dede, isu intervensi oleh Dimyati yang juga mantan Bupati Pandeglang ini dapat memunculkan kesan kurang baik terhadap pemerintahan saat ini. "Situasi ini sangat tidak kondusif dan menghambat pembangunan di Pandeglang," katanya.

Terkait hal itu, Dimyati yang juga suami dari Bupati Irna mengaku tidak akan membiarkan daerah tempat kelahirannya jauh dari sejahtera. Sebagai Anggota DPR RI dirinya juga menginginkan adanya kesejahteraan dan kemajuan yang merata disetiap daerah.

"Saya mungkin orang yang terlalu keras dan kritis bila menyangkut daerah kampung halaman saya," pungkas Pria asal Pandeglang itu.

Recent Posts

DPR Perkuat Digitalisasi Pertanian Lewat Revisi UU Pangan Demi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Jakarta - Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengungkap saat ini DPR bersama Pemerintah…

31 menit yang lalu

Lima Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, PBHI Desak Presiden Hentikan Program dan Bentuk Tim Investigasi Independen

MONITOR, Jakarta – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden menghentikan…

56 menit yang lalu

Waka DPR Cucun: Paket Stimulus Jadi ‘Bantalan’ Bagi Rakyat Rentan dan UMKM, Hingga Mampu Serap Tenaga Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut baik paket stimulus ekonomi…

3 jam yang lalu

Sebar 110 Ribu Benih Ikan di Kota Cirebon, Rokhmin Dahuri: Perkuat Ekonomi Rakyat, Wujudkan Kedaulatan Pangan

MONITOR, KOTA CIREBON – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.,…

4 jam yang lalu

Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan…

7 jam yang lalu

Dari Laut, UMKM Ternate Tumbuh dan Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat

MONITOR, Ternate – Potensi kelautan Maluku Utara dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat…

7 jam yang lalu