Categories: NASIONALPOLITIK

Satroni Kantor DPP PKB, Petani Tebu Adukan Nasib ke Cak Imin

MONITOR, Jakarta – Sejumlah petani tebu dari Jawa Timur mendatangi kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa ( DPP PKB) di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (4/7). 

Para petani tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan dan Sekretaris Fraksi PKB DPR RI,  Cucun Syamsulrizal. 

Kedatangan para petani tebu tersebut adalah untuk mengadukan keresahan mereka terkait diberlakukannya Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (UU PPN) pada industri gula rakyat. 

Dengan diberlakukannya UU tersebut, maka para petani tebu itu akan dibebani pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen. 

Menurut Cak Imin, dengan dibebani PPN 10 persen,  maka para petani tebu ini akan menghadapi kerugian. 

"Para petani tebu ini akan menghadapi kerugian karena adanya peraturan pajak tersebut," ujar Cak Imin.

Seharusnya, kata Cak Imin, Kementerian Keuangan tidak memungut pajak sepuluh persen terhadap para petani. Hal ini merujuk pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah. Di mana di dalamnya diatur pembebasan pajak sebelas komoditas pangan dan kebutuhan pokok yang dibutuhkan rakyat.

Karenanya, Cak Imin dan DPP PKB sebagai partai pendukung pemerintah, berharap agar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) cc Menteri Keuangan untuk tidak melaksanakan pemungutan pajak 10 persen PPN kepada petani tebu. 

"Saya akan bertemu langsung dengan Bapak Presiden, supaya beliau mengeluarkan peraturan pemerintah atau Perpres yang memperjelas posisi petani gula," tutur Cak Imin. 

Cak Imin juga menegaskan, pihaknya akan terus berjuang bersama para petani tebu baik melalui DPR, kabinet dan juga melalui media. 

"Agar kekhawatiran para petani tebu ini bisa teratasi dalam waktu dekat ini. Mudah-mudahan perjuangan saya untuk meneruskan harapan para petani ini bisa terlaksana secepatnya," tandasnya. 

Recent Posts

Mengemas Pembelajaran Bermakna: Inovasi dan Kreativitas Guru Kabupaten Lebak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam di BPMP Banten

Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…

11 jam yang lalu

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

24 jam yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

1 hari yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

1 hari yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

2 hari yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

2 hari yang lalu