MONITOR, Jakarta – Pemerintah ingin memanfaatkan momentum kedatangan Barrack Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44, ke Indonesia untuk menggenjot pariwisata di Tanah Air.
Caranya, meminta asosiasi agen perjalanan wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) merancang paket tamasya 'napak tilas Obama'
"Paket wisata tersebut bisa berisi perjalanan mengunjungi tempat-tempat istimewa yang pernah didatangi Barack Obama selama berlibur di Indonesia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, dalam siaran pers, Sabtu (1/7).
Dengan begitu, dia berharap, bakal semakin banyak wisatawan Amerika Serikat dan Eropa yang berkunjung ke Indonesia.
"Promosikan terus Napak Tilas Obama agar semakin mendunia, dan punya news value yang berdampak signifikan di pariwisata," katanya.
"Mirip dengan Raja Salman Arab Saudi yang lokasi liburannya di Bali dipromosikan Kemenpar ke Timur Tengah. Raja Salman sukses menjadi endorser bagi wisman dari Timur Tengah ke Bali dan Bogor," katanya.
MONITOR, Jakarta — Tiga kementerian mencakup Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Kementerian Usaha…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti rencana Indonesia menerima hibah…
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran lima persen dinilai belum mencerminkan…
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten berada di kisaran lima persen dalam beberapa…
MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hingga 4 Mei 2026, sebanyak sembilan dari…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan…