MONITOR, Jakarta – Sudah nonton film Surat Kecil untuk Tuhan? Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mencermati bahwa film tersebut mengangkat tema tentang anak-anak, namun mengandung muatan dengan perspektif dan standar kepatutan dewasa.
"Simpulan kami, film tersebut bercerita tentang problematika anak namun tidak layak ditonton oleh anak," Ujar LPAI dalam pesan singkat yang diterima MONiTOR, Sabtu (1/7).
Atas dasar hal tersebut, KPAI dan LPAI menyampaikan himbauan bahwa Sebagai film yang menyajikan gambaran tentang bahaya nyata yang bisa dialami anak-anak, film ini bisa mengedukasi penonton dewasa tentang pentingnya perlindungan anak.
"Namun, penting digarisbawahi: Mari kita seksama dan berhati-hati sebelum memutuskan untuk mengajak anak-anak menonton film tersebut. Bijaklah sebelum meng-endorse film Surat Kecil untuk Tuhan sebagai film untuk anak-anak," tambahnya.
"Jayakan film-film Indonesia. Tenteramkan anak-anak Indonesia. "Ever onward, no retreat!" Tegas Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi atau yang biasa disapa Kak Seto.
MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan…
MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…
MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…
MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…