MONITOR, Doha – Qatar mengeluarkan sebuah pernyataan resmi mengonfirmasi bahwa mereka sudah menerima daftar tuntutan dari negara-negara yang memutuskan hubungan diplomatik.
Sebelumnya, Jumat (23/6) Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir menyampaikan 13 tuntutan guna memulihkan hubungan dengan Qatar.
"Negara Qatar mengumumkan penerimaan dokumen, pada 22 Juni, yang berisi tuntutan dari negara-negara yang mengepungnya dan Mesir," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar yang dirilis pada Sabtu pagi (24/6) waktu setempat.
"Negara Qatar saat ini sedang mempelajari dokumen ini, tuntutan yang tercantum di dalamnya dan dasarnya, untuk mempersiapkan respons yang tepat." tambahnya.
Salah satu permintaan Arab Saudi cs adalah menutup televisi Al-Jazeera, yang sudah lama menjadi sumber konflik antara Doha dan negara-negara tetangganya. Daftar itu juga meminta Qatar untuk memutuskan hubungan dengan kelompok-kelompok seperti Ikhwanul Muslimin, organisasi ISIS, Al Qaeda dan gerakan Hizbullah Lebanon yang didukung Iran.
Qatar juga diminta menyerahkan tokoh-tokoh oposisi yang diburu oleh tiga negara tetangganya dan Mesir.
Sebelumnya seperti dilansir dari Reuters, direktur kantor penerangan pemerintah Qatar Sheikh Saif al-Thani, mengatakan Qatar sedang meninjau daftar tuntutan yang diajukan oleh empat negara Arab yang memberlakukan boikot terhadap negara Teluk kaya itu.
"Kami meninjau tuntutan ini karena menghormati …Keamanan wilayah dan akan ada tanggapan resmi dari kementerian luar negeri kami," katanya.
MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…
MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…
MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…
MONITOR, Jakarta — Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, menyatakan…
MONITOR, Bandung — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kemampuan adaptif, visioner, analitis,…