Frekuensi Penerbangan Tinggi, Maskapai jangan abaikan Keselamatan dan Kenyamanan

Monitor, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta operator bandara dan maskapai penerbangan untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan. Hal ini ditekankan oleh Menhub saat melakukan video conference dengan operator bandara di seluruh wilayah PT Angkasa Pura II di Posko Angkutan Lebaran Terpadu, Terminal 1 B Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (23/6).

"Saya minta operator bandara dan maskapai penerbangan untuk mengutamakan safety dan security. Karena kalau safety dan security bermasalah di udara itu fatal," ujar Menhub.

Hal lain yang diminta oleh Menhub adalah peningkatan pelayanan kepada penumpang.

"Selain safety dan security, saya minta operator memperhatikan level of service, yaitu terkait penanggulangan delay dan kepadatan di terminal penumpang," ujar Menhub.

Menurut Menhub persoalan delay merupakan hal yang penting untuk dikelola dengan baik, karena terkait dengan pelayanan dan untuk menjaga rotasi pesawat dan awak kabin.

"Rotasi pesawat penerbangan paling akhir itu ada kemungkinan terlambat. Untuk itu, Bandara kita operasikan sampai jam 12 malam. Kalau dia dikasih waktu 2 jam maka masih punya cukup waktu untuk kembali. Walaupun malam, masih bisa mendarat. Artinya rotasi pesawat dan rotasi awak kabin bisa terjaga dengan baik, besok paginya sudah zero lagi," jelas Menhub.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan antisipasi terhadap pesawat yang delay di musim mudik Lebaran ini.

"Persoalan delay sudah kita antisipasi. Pertama dengan ramp check, dengan begitu tingkat kegagalan terbang pesawat semakin berkurang. Kedua, secara intensif kita menambah jam operasi bandara. Solo, Yogya, Denpasar, Surabaya, Balikpapan, Medan itu beroperasi sampai pukul 24.00 WIB. Bahkan, Dirut PT Angkasa Pura II menyampaikan semua bandara di bawah naungan PT Angkasa Pura II beroperasi 24 jam, kecuali Silangit yang beroperasi hanya sampai pukul 24.00 WIB," jelas Menhub.

Pertumbuhan penumpang di 4 bandara di atas rata-rata

Yang menggembirakan, menurut Menhub, di penerbangan selain penanganan arus mudik yang lancar dan tidak ada halangan berarti, adalah pertumbuhan penumpang yang naik signifikan.

"Pertumbuhan penumpang di Bandara AP2 di atas rata-rata, bahkan terdapat 4 bandara di Indonesia yang pertumbuhan penumpangnya di atas 9%, yaitu Pontianak 35 persen, Pekanbaru 25 persen, Palembang 15 persen dan Halim 12 persen," terang Menhub.

Menurut Menhub, pertumbuhan penumpang ini berarti okupansi dari pesawat relatif baik. "Dapat dikatakan okupansi dari pesawat relatif baik. Katakanlah dulu okupansinya 70%, sekarang bisa 80-90%. Oleh karenanya, sekalipun ada tambahan 400 flight, saya tetap imbau operator airline untuk meningkatkan slot-slot yang sudah diminta kepada kita," tutup Menhub.

Turut mendampingi dalam peninjauan hari ini, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Soekarno-Hatta Bagus Sunjoyo, Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto, dan beberapa perwakilan maskapai penerbangan. 

Recent Posts

Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal

MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…

11 jam yang lalu

Prof Rokhmin Soroti Iklim Investasi Indonesia: Investor Tertekan, Industri Melemah

MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…

12 jam yang lalu

Menteri UMKM: Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…

12 jam yang lalu

Menhaj Tegaskan Haji Nonkuota Wajib Punya Kepastian Visa, PIHK Diminta Perketat Tata Kelola

MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…

15 jam yang lalu

Bantah Dakwaan KPK, Gus Alex: Saya Harus Melawan, Kalau Diam Saya Berdosa

MONITOR, Jakarta — Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, menyatakan…

16 jam yang lalu

Panglima TNI Tekankan Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan Hadapi Ancaman Multidomain

MONITOR, Bandung — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kemampuan adaptif, visioner, analitis,…

17 jam yang lalu