Categories: NASIONAL

Laporan Keuangan Setjen DPR Raih Opini WTP 8 kali berturut-turut

Monitor, Jakarta – Sekretaris Jenderal DPR RI Achmad Djuned cukup bangga atas predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diperoleh Dewan Perwakilan Rakyat dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016. Ia berharap predikat tersebut dapat diteruskan di tahun 2016. Demikian disampaikan usai menghadiri acara penyerahan LHP 2016 di Auditorium Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK)  Selasa, (20/06/2017).

“Kita mendaptkan WTP sudah berturut-turut 8 kali. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa mempertahankan prestasi ini,” ujar Achmad Djuned.

Dalam kesempatan tersebut, Djuned menjelaskan bahwa Setjen DPR telah berupaya mungkin untuk menjadikan laporan keuangan secara akuntabel dan profesional. Oleh karenanya ia menekankan kepada setiap unit atau bagian untuk dapat menyajikan laporan keuangan berdasarkan aturan standar akuntansi pemerintah.

“Ya, jadi kita memang taat pada hal-hal yang menjadi kewajiban kita dalam administrasi keuangan. Jadi tata kelola keuangan administrasi kita lakukan sesuai apa yang menjadi aturan, dengan seperti itu kita bisa mendapatkan WTP,” tutur Djuned.

Untuk dapat mempertahankan WTP di tahun berikutnya, kepada setiap biro atau bagian pun dituntut untuk mampu mengelola keuangan secara akuntabel sehingga mampu mempermudah kinerja biro keuangan dan inspektorat utama.

Pemeriksaan BPK atas LKPP ini sebagai Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN yang bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran LKPP sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, BPK memiliki keyakinan LKPP 2016 telah menyajikan seluruh standar akuntansi pemerintahan dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini WTP atas LKPP tahun 2016 ini merupakan yang pertama kali diperoleh pemerintah pusat setelah 12 tahun menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN berupa LKPP sejak tahun 2004. Dewan Perwakilan Rakyat sebagai lembaga yang turut mendapatkan predikat WTP akan berupaya mempertahankan prestasi ini di tahun berikutnya.

Turut hadir dalam penyerahan ini, Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara beserta seluruh jajaran pimpinan Kementerian dan Lembaga. Selain itu, Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa juga berkesempatan memberikan sambutan. 

Recent Posts

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

4 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

11 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

12 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri bekali Anggota DPRD dan DPC PDIP Paradigma Ekonomi Biru Atasi Krisis Pembangunan

MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…

13 jam yang lalu

Kemenag dan BI Dorong Rohis Jadi Agen Perubahan dan Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital

MONITOR, Bali - Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Bank Indonesia terus memperkuat kapasitas…

14 jam yang lalu

Gaungkan Gerakan Literasi, Legislator Willy Aditya Usul Ada Pojok Baca untuk Karyawan Hingga OB dan Sopir

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya sebagai salah satu legislator…

15 jam yang lalu