Monitor, Jakarta – Peristiwa kekerasan terjadi terhadap wartawan LKBN Antara Ricky Prayoga yang tengah meliput turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2017. Yoga menjadi korban kekerasan oknum Brimob yang bertugas di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu (18/6) kemarin.
Kekerasan tersebut terekam video yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Dari video tersebut terlihat wartawan LKBN Antara itu dibekap dan ditarik oleh beberapa anggota Brimob untuk dibawa ke suatu tempat.
Namun, Yoga, yang masih mengenakan "ID card" peliput kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka itu berusaha berontak. Kejadian tersebut sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika ia datang di satu ATM di JCC, seorang anggota Brimob bernama Adam mendekati dan memandangnya. Yoga menanyakan kenapa Adam tak lepas memandangi dirinya.
Menjawab Yoga, Adam malah marah-marah. Yoga digiring Adam dan rekannya bahkan diperlakukan seperti pelaku kejahatan.
"Sebagai bentuk solidaritas dari Rumah Gerakan 98 yang selalu mengedepankan nilai-nilai merawat kebangsaan, kami mengecam kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian dari unsur brimob yang sangat arogan terhadap jurnalis," kata Ketua Rumah Gerakan 98, Bernard Ali Mumbang Haloho dalam pernyataan persnya, Senin (19/6).
Bernard mengatakan, jurnalis adalah salah satu pilar dari demokrasi yang menjadi bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karenanya, tidak patut seorang jurnalis diperlakukan seperti itu.
"Sudahilah kekerasan dan arogansi kita sesama anak bangsa, mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini," ujar Bernard.
MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…
MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…
MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…
MONITOR, Jakarta — Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, menyatakan…
MONITOR, Bandung — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kemampuan adaptif, visioner, analitis,…