Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Target Pembangunan dan Pengembangan 25 Kawasan Ekonomi Khusus tahun 2019

Monitor, Jakarta- Guna menarik investasi senilai Rp 669 triliun dan menyerap 625.583 tenaga kerja, pemerintah Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan dan pengembangan 25 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) secara bertahap hingga periode 2019.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara "Dialog Ekonomi Indonesia Kini dan Esok" di kantornya, Jakarta, Selasa (13/6/2017) malam. Ia memaparkan tujuan pembangunan dan pengembangan KEK adalah untuk menarik investasi, mengembangkan daerah yang jadi target di Nawacita, dan membuka lapangan kerja. 

Sementara target sasaran investasi sampai dengan 2030 untuk pengembangan daerah Nawacita mencapai Rp 726 triliun. Pencapaiannya Rp 206 triliun hingga Juni 2017. Target penyerapan tenaga kerja dari pengembangan KEK sebanyak 632.583 orang. 

Sekarang ini, ada dua KEK yang telah beroperasi, yakni KEK Sei Mangkei dan KEK Tanjung Lesung. Wilayah lain yang dalam pembangunan, yaitu KEK Arun Lhokseumawe, KEK Tanjung Api-api, KEK Tanjung Kelayang, KEK Mandalika, KEK Palu, KEK Bitung, KEK MBTK, KEK Morotai, dan KEK Sorong. 

Hingga saat ini, investor yang sudah menanamkan modalnya di KEK Sei Mangkei dan KEK Tanjung Lesung, antara lain, PT Unilever Oleochemical Indonesia senilai Rp 2 triliun, PTPN III (minyak inti sawit) senilai Rp 76 miliar, PTPN III (CPO dan inti sawit) Rp 225 miliar, PT Industri Nabati Lestari (PT INL) Rp 1 triliun, dan Elmar Mitra Perkasa X2 4 Star Hotel senilai Rp 400 miliar. 

Adapula PT Lees International Development Rp 250 miliar, PT Perusahaan Air Indonesia Amerika Rp 300 miliar, PT Perusahaan Resort Indonesia Amerika untuk Paramount Hotel Rp 1 triliun, ITDC Properti Club Med Hotel senilai Rp 1 triliun, dan Procone GmBH senilai Rp 8 triliun. 

Ada pula ITDC Properti Pullman Hotel dengan nilai investasi Rp 600 miliar, Palembang GMA Refinery Consortium Rp 147 triliun, PT Banten Jabar Rp 3 triliun, dan Mongolian Culture dengan nilai Rp 30 miliar. 

Jika dilihat datanya, rencana pengembangan KEK di 2017 ada 11 KEK, yaitu KEK Sei Mangkei, KEK Tanjung Lesung, KEK Palu, KEK Bitung, KEK Morotai, KEK MBTK, KEK Tanjung Api-api, KEK Mandalika, KEK Tanjung Kelayang, KEK Sorong, dan KEK Arun Lhokseumawe. Sedangkan ada penambahan 14 KEK baru pada 2019, sehingga total KEK akan menjadi 25 KEK.  

Pemerintah sedang mengkaji wilayah KEK antara lain Kuala Tanjung, Sumatera Utara dengan rencana investasi Rp 94 triliun; Pulau Asam Karimun rencana investasi Rp 10 triliun; Merauke, Papua dengan rencana investasi Rp 926 miliar; Melolo, Nusa Tenggara; Kawasan Pariwisata Pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung; serta Nongsa di Batam.

 

Recent Posts

DPW FKDT Jateng Usulkan Guru Madrasah Diniyah Terima Insentif Rp1 Juta per Bulan dari APBN

MONITOR, Semarang – Dewan Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPW FKDT) Jawa Tengah menyampaikan…

4 jam yang lalu

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden…

17 jam yang lalu

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas…

21 jam yang lalu

Soal Usul Pasien TBC Jadi Penerima MBG, Legislator Ingatkan Agar Ada Kajian Komprehensif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadimempertanyakan komitmen Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian vaksin…

21 jam yang lalu

UIN Jakarta Tuan Rumah AIUA 2026: Mengintegrasikan Sains, Teknologi, dan Perdamaian dalam Pendidikan Tinggi Islam Global

MONITOR, ​Jakarta — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menjadi tuan rumah International Seminar and The…

22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Politik Tingkat Tinggi, IPW Desak Kepastian Hukum Kasus Roy Suryo dan dr Tifa cs

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai terdapat sejumlah kejanggalan…

1 hari yang lalu