Monitor, Jakarta — Komisi XI DPR RI sebagai mitra kerja jasa keuangan dan perbankan, melakukan pemilihan untuk Ketua dan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis malam, (08/6/2017). Pemilihan yang dilakukan secara voting tersebut, Wimboh Santoso berhasil peroleh suara tertinggi.
Menurut Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Marcus Mekeng, pemungutan suara yang pertama dilaksanakan untuk memilih ketua dewan komisioner OJK. Dengan perolehan suara Wimboh Santoso sebanyak 50 suara, sedangkan Sigit Pramono sebanyak 4 suara, dan abstain 1 suara.
Untuk pemilihan yang kedua dilaksanakan untuk memilih anggota dewan komisioner OJK. Sebanyak 13 orang siap untuk mencalonkan termasuk Sigit Pramono yang gagal dalam pemilihan ketua OJK.
Mekeng menyebutkan, secara sah, peraih suara terbanyak Nurhaida sebanyak 54 suara. Lalu, posisi kedua, Tirta Segara sebanyak 51 suara, peringkat ketiga peraih suara terbanyak riswinandi sebanyak 50 suara.
"Posisi keempat dengan suara terbanyak yakni, Heru Kristiyana 39 suara. Pada posisi kelima dan keenam diisi oleh Hoesen dan Ahmad Hidayat yang masing-masing mendapatkan 34 suara dan 22 suara," ujarnya malam ini.
Berikut ini hasil lengkap pemilihan ketua dan anggota dewan komisioner OJK:
Hasil Pemilihan Ketua Dewan Komisioner OJK
Nama | Suara |
Wimboh Santoso | 50 |
Sigit Pramono | 4 |
Abstain | 1 |
Hasil Pemilihan Anggota Dewan Komisioner OJK
Nama | Suara |
Nurhaida | 54 |
Tirta Segara | 51 |
Riswinandi | 50 |
Heru Triyana | 39 |
Hoesen | 34 |
Ahmad Hidayat | 22 |
Arif Baharudin | 20 |
Edy Setiadi | 18 |
Firmanzah | 13 |
Agusman | 11 |
Sigit Pramono | 7 |
Agus santoso | 3 |
Haryono Umar | 3 |
Abstain | 13 |
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…
MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…
MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…
MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…
MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…