Categories: BERITAINTERNASIONAL

Teheran Diserang Teror, Iran Tuding Arab Saudi

Monitor, Teheran – Gedung Parlemen Iran di Teheran mendapat serangan teror. Beberapa pembom bunuh diri dan orang-orang bersenjata menyerang parleman Iran dan astana Ayatollah Khomeini. Sedikitnya 13 orang orang tewas dalam serangan teror yang jarang terjadi di Iran itu.

Merespon peristiwa memilukan tersebut, Pengawal Revolusi Iran menuding Arab Saudi meski sebelumnya ISIS sudah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan mengancam akan lebih sering lagi menyerang Iran yang mayoritas Syiah yang dianggap militan Sunni ekstrimis itu sebagai bid'ah.

(Baca : Parlemen Iran Diserang, Tujuh Orang Tewas)

"Para raja pensponsor teror mengancam meluaskan peperangan ke tanah air kita. Serangan terselubung yang paling dibenci tuan-tuan mereka: kursi demokrasi." tulis Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif dalam akun sosial twitter pribadi miliknya.  

Javad Zarid sendiri tidak secara eksplisit mengungkapkan negara mana yang dia tuduh dalam cuitan itu. Namun dirinya bersumpah akan menuntut balas.

"Serangan teroris ini terjadi hanya satu minggu setelah pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (Donald Trump) dan para pemimpin terbelakang (Saudi) yang mendukung teroris. Fakta bahwa ISIS mengaku bertanggung jawab adalah membuktikan mereka terlibat dalam serangan brutal itu," tegasnya.

Saudi sendiri membantah terlibat dalam serangan teror yang terjadi setelah Saudi dan beberapa negara Arab Sunni lainnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir seperti dikutip dari Reuters mengaku tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas serangan teror di Teheran seraya menyatakan tidak ada bukti ekstrimis-ekstrimis Saudi terlibat.

Jika benar dilakukan ISIS, Ini adalah serangan teror yang pertama kali diklaim ISIS dilakukan di dalam negeri Iran yang merupakan salah satu kekuatan kunci dalam perang melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Iran Reza Seifollhai berkata kepada televisi nasional bahwa para penyerang berasal dari dalam negeri Iran yang bergabung dengan ISIS. 

Sementara itu Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebut bahwa serangan tersebut tidak akan mempengaruhi Iran dalam memerangi aksi terorisme terhadap ISIS.

"Kembang api ini tidak akan mempengaruhi Iran. Itu semua akan segera dibasmi. Terlalu kecil untuk mempengaruhi niat bangsa dan pemerintah Iran." katanya.

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

12 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

12 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

18 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

2 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

3 hari yang lalu