Sabtu, 21 Mei, 2022

Mengenal Aplikasi SIMBADAMAS untuk Menunjang Penatausahaan Aset Daerah

Pemerintah Kabupaten Banyumas memandang bahwa pengelolaan aset merupakan tanggung jawab bersama pengampu kepentingan (stakeholders). Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen untuk mengelola aset dengan baik dan benar dari pimpinan dan para pelaksana di SKPD.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Banyumas, Irawati, memandang bahwa urusan aset tidak hanya menjadi tanggungjawab pengurus aset (bendahara barang) tetapi juga menjadi tanggungjawab semua pihak yang terkait di SKPD. “Dasar dalam pengelolaan aset adalah komitmen, menyiapkan SDM pengelola aset yang kompeten, benar dan jujur,” katanya kepada Majalah Keuangan Negara, Jumat (15/4).

Kemudian dalam pelaksanaanya, Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah Banyumas (SIMADAMAS) untuk memudahkan penatausahaan aset. “Hal lain yang tak kalah penting yaitu menjaga dan memelihara aset dengan baik, menggunakan dan memanfaatkan aset secara optimal, efektif, efisien dan sesuai dengan paraturan perundangan yang berlaku, menyelenggarakan diklat penatausahaan aset, melakukan pengawasan dan pengendalian serta sosialisasi, dan memberikan reward and punishment,” katanya menambahkan.

Keunikan Kabupaten Banyumas dalam penatausahaan asetnya ialah dengan membuat sistem atau aplikasi sendiri yang dinamakan aplikasi SIMBADAMAS. Irawati menjelaskan, karena membuat aplikasi sendiri maka sistem yang dibuat disesuaikan dengan kebutuhan. “Untuk menata aset yang memiliki permasalahan yang cukup rumit dan kompleks diawali dengan melakukan inventarisasi melalui sensus barang sehingga dapat teridentifikasi macam, jenis dan kondisi aset. Dengan aplikasi SIMBADAMAS dapat diketahui nilai aset per jenis dan tahun perolehan sehingga dapat dihitung masa manfaat dan penyusutannya,” jelas Irawati.

- Advertisement -

Sementara itu, untuk barang-barang yang rusak atau hilang dapat dilakukan penghapusan sehingga aset yang dikelola adalah aset yang masih produktif. Selanjutnya data aset yang telah audited dan telah mendapat opini WTP selalu dijaga dan dipelihara dengan melakukan rekonsoliasi aset setiap semester antara SKPD Pengguna Aset termasuk unit kerja di dalamnya dengan DPPKAD selaku Pembantu Pengelola Barang.

Aplikasi SIMBADAMAS merupakan program aplikasi yang digunakan untuk melakukan proses penata usahan barang daerah secara otomatis dengan memanfaatkan pengelolaan data elektronik. Untuk dapat menjalankan apliaksi SIMBADAMAS diperlukan instalasi diantaranya (1) Aplikasi pengelolaan database Microsoft SQL Server, dan (2). Aplikasi SIMBADAMAS. Menu KIB awal digunakan untuk memasukan data barang yang telah tercatat sebelumnya secara manual. Dengan demikian menu ini dipergunakan hanya sekali pada saat memasukkan data awal. Selanjutnya hanya akan digunakana data Mutasi Barang Untuk melakukan pengolahan data (penambahan dan pengurangan data)

Aplikasi SIMBADAMAS ini mendapat banyak apresiasi, tak terkecuali dari BPK, karena aplikasi ini memudahkan entitas untuk melakukan pendataan terhadap asetnya. Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas siap berbagi informasi, tips, dan aplikasi. “Kabupaten lain dapat menirunya namun juga harus didukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai,” katanya. (*)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER